MANADO – Pemerintah Kota Manado melalui Bagian Sumber Daya Alam (SDA) menggelar kegiatan Sosialisasi Penguatan Ketahanan Pembangunan Daerah melalui Pemanfaatan Informasi Cuaca, Mitigasi Bencana, dan Kesiapsiagaan Menghadapi Keadaan Darurat. Kegiatan berlangsung di Aula Serbaguna Pemkot Manado, Senin (19/10/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten I Juleses Ohlers, S.H., Asisten II Ato Bulo, perwakilan Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado disability Pengamat Meteorologi dan Geofisika Anderson Panjaitan, S.Si., M.Sc., Kepala Pelaksana BPBD Kota Manado Donald Sambuaga, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Janni Ohy, Kepala Bagian SDA, para Camat, Lurah, serta berbagai undangan terkait lainnya.
Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Sekretaris Daerah Kota Manado, dr. Steaven Dandel, M.Ph., menyampaikan bahwa akses terhadap informasi yang tepat ibarat seseorang berdiri di tempat tinggi, sehingga dapat melihat lebih jauh, lebih jelas, dan lebih luas.
“Dia dapat mengenali, memahami, dan menyadari akan tantangan dan potensi, untuk selanjutnya mengantisipasi yang terburuk seraya mempersiapkan yang terbaik,” ujar Sekot Dandel.
Informasi cuaca dan iklim, lanjutnya, sangat penting dimanfaatkan untuk mitigasi bencana, sehingga penanganan keadaan darurat maupun bencana dapat berjalan siap tanggap, terkendali, dan terencana.
“Kita hidup di abad ke-21, era informasi. Akses kepada informasi cuaca adalah penting untuk mengumpulkan dan menganalisis data, menyusun rencana langkah mitigasi bencana,” terangnya.
Sekot Dandel juga mengingatkan seluruh jajaran Pemkot Manado, baik di tingkat dinas maupun kecamatan dan kelurahan, untuk memiliki pemahaman yang memadai mengenai kondisi cuaca, iklim, serta situasi wilayah Kota Manado. Pemahaman ini diperlukan agar tidak terjadi kesalahan dalam merespons situasi darurat.
“Pemahaman ini penting agar kita tidak salah tanggap manakala terjadi situasi darurat atau bencana. Karenanya sosialisasi ini penting bagi kita sekalian,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa ketahanan pembangunan daerah harus dibangun di atas analisis yang utuh, mendetail, dan menyeluruh yang pada dasarnya bersumber dari data yang aktual dan valid.
“Kiranya dari kegiatan ini kita sekalian dapat memahami dan menyadari pentingnya pemanfaatan dan pengolahan informasi cuaca dan iklim guna memperkuat ketahanan pembangunan daerah. Manado maju dan sejahtera tidak hanya bicara ekonomi saja, tapi juga harus memperhatikan alam yang menjadi penunjang kehidupan kita,” tandasnya.
(nny)
