MANADO — Pemerintah Kota Manado resmi menyalurkan bonus bagi atlet dan pelatih yang berprestasi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Utara Tahun 2026. Penyerahan berlangsung di Aula Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Manado, pada Rabu (28/10/2026). Hingga saat ini, sebagian besar bonus telah diterima langsung oleh para penerima.
Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang, hadir dalam kegiatan tersebut didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Manado, Bonyx Saweho. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa penyaluran bonus ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap perjuangan para atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama Kota Manado di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kota Manado, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh atlet yang telah mengikuti Porprov, khususnya atlet dan pelatih yang sudah mengharumkan nama Kota Manado,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sualang menjelaskan bahwa pemberian bonus tersebut merupakan wujud penghargaan dari Wali Kota Manado Andrei Angouw beserta jajaran pemerintah daerah atas dedikasi dan kontribusi para atlet serta pelatih dalam membawa nama baik Kota Manado di ajang Porprov 2026.
“Bonus ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kota Manado, di bawah kepemimpinan Wali Kota Andrei Angouw, kepada para atlet dan pelatih yang telah berjuang serta memberikan prestasi bagi daerah,” tegasnya.
Selaku Wakil Wali Kota sekaligus Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Manado, Sualang juga menyampaikan apresiasi kepada para pembina olahraga yang turut berperan dalam pencapaian prestasi tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan atlet tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari proses pembinaan, pendampingan pelatih, hingga peran organisasi olahraga dalam mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi.
Sementara itu, terkait besaran bonus yang disalurkan, Sualang menjelaskan bahwa nilainya disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, dengan tetap memperhatikan prinsip akuntabilitas dan ketentuan yang berlaku.
“Jumlah bonus mengikuti kemampuan keuangan daerah karena semuanya harus dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Penyaluran bonus ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para atlet dan pelatih untuk terus meningkatkan kemampuan serta mempertahankan prestasi pada kompetisi-kompetisi mendatang. Ke depannya, Pemkot Manado bersama KONI Kota Manado akan terus memperkuat sistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan, agar prestasi yang telah diraih pada Porprov 2026 dapat menjadi pijakan untuk menghadapi kejuaraan di tingkat yang lebih tinggi.
Bagi para atlet, bonus ini bukan sekadar materi, melainkan pengakuan atas kerja keras dan perjuangan yang telah diberikan. Bagi pemerintah dan pengurus olahraga, pencapaian pada Porprov 2026 menjadi momentum untuk terus membangun ekosistem olahraga yang lebih baik demi kemajuan olahraga Kota Manado.(*)
