Resmi Diluncurkan, Festival Koor Manado 2026 Akan Digelar November Nanti, Dongkrak Ekonomi Kreatif

Manado1792 Dilihat

MANADO – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Dinas Pariwisata secara resmi meluncurkan Festival Koor Manado Tahun 2026. Acara peluncuran ini dilaksanakan di Gedung Serbaguna Kantor Wali Kota Manado pada Jumat (21/8/2026), dengan target pelaksanaan festival pada 19–22 November 2026 mendatang.

Ketua Umum Panitia Festival Koor Manado 2026, dr Richard Sualang saat menyampaikan sambutan (foto: nny)

Kegiatan ini digagas sebagai sarana strategis untuk mengembangkan sektor pariwisata sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif di Kota Manado, yang telah ditetapkan sebagai Kota Kreatif kategori Musik oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

(foto: nny)

Ketua Umum Panitia Festival Koor Manado 2026, dr. Richard Sualang, memimpin langsung prosesi peluncuran tersebut.

Turut hadir dalam acara ini Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Manado, Juleses Ohkers, S.H., Ketua Umum LPPD Kota Manado dr. Merry Sualang-Mawardi, S.Pa., Sekretaris Dinas Pariwisata Meyti Pangkerego beserta jajaran, perwakilan Manado Coral Association, Tim Artistik Herman Tika Sinapa, Forum Ekonomi Kreatif Kota Manado, serta berbagai komunitas paduan suara.

(foto: nny)

Dalam sambutannya, dr. Richard Sualang menegaskan bahwa festival ini merupakan wujud kolaborasi antara Pemkot Manado, Manado Coral Association, dan seluruh komunitas koor di Kota Manado maupun Sulawesi Utara.

(foto: nny)

Ia menekankan bahwa anugerah Kota Kreatif kategori Musik bukan hanya milik pemerintah, melainkan milik seluruh elemen masyarakat yang aktif berkesenian.

“Festival ini adalah satu forum di mana sebagai Kota Kreatif, Manado dianugerahkan oleh pemerintah RI melalui Kemenparekraf sebagai kota kreatif dalam kategori musik. Ini menjadi suatu kebanggaan bagi kita semua,” ujar Sualang.

(foto: nny)

Ia menjelaskan bahwa pengakuan tersebut diberikan karena aktivitas bermusik melalui paduan suara di Manado dinilai sangat berkelanjutan, mengakar kuat di masyarakat, dan melibatkan berbagai lapisan umur, profesi, serta institusi. Hal ini menjadikan paduan suara sebagai bagian kesenian yang sangat menonjol dan digemari warga Manado.

Sualang mengungkapkan bahwa lahirnya Festival Koor Manado adalah hasil dari diskusi panjang, kolaborasi intensif, serta dukungan penuh dari Wali Kota Andrei Angouw dan seluruh jajarannya.

Meskipun menyelenggarakan event berskala besar bukanlah hal yang mudah, semangat dan ikhtiar dari komunitas paduan suara menjadi kunci keberhasilan inisiatif ini.

“Ini tentunya akan menjadi pengalaman yang cukup berharga bagi kita semua dalam mengisi Kota Manado sebagai kota yang berbudaya dan berkesenian. Kami mohon dukungan berbagai pihak, mulai dari pemangku kebijakan hingga seluruh komunitas musik, khususnya paduan suara,” tandasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak para pelaku ekonomi kreatif untuk bersinergi agar festival ini tidak hanya sukses secara budaya, tetapi juga membuahkan dampak positif bagi kemajuan ekonomi kreatif di Kota Manado.

Dengan diluncurkannya agenda ini, Pemkot Manado berharap Festival Koor Manado 2026 dapat berkembang menjadi even tahunan yang lebih besar, menarik minat wisatawan, dan memperkuat identitas Manado sebagai pusat musik paduan suara di Indonesia. (nny)

 

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *