MANADO – Wali Kota Manado Andrei Angouw melakukan kunjungan kerja ke Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, khususnya meninjau langsung keberadaan AirNav Indonesia di lokasi tersebut.
Dalam kunjungan ini, Wali Kota diterima dan berdiskusi langsung dengan pimpinan serta jajaran AirNav Bandara Sam Ratulangi.
Pembicaraan berfokus pada keterselenggaraan operasional penerbangan dan kaitannya erat dengan konsep pengembangan pariwisata di Kota Manado.
Turut mendampingi Wali Kota, Kepala Dinas Perhubungan Kota Manado, Drs. Jeffry Worang, M.Si., serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado, Esther Mamangkey, S.E. Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota menggali informasi menyeluruh terkait sistem dan tata kelola operasional bandara secara umum bukan sekadar dari sisi teknis semata, melainkan bagaimana Bandara Sam Ratulangi selaku gerbang udara internasional dapat semakin memperkuat daya tarik pariwisata daerah.
Bahkan, Wali Kota beserta rombongan turut naik ke menara pengawas (tower) untuk memahami langsung tugas dan fungsi pengawasan yang dijalankan petugas, sekaligus memantau kondisi lingkungan sekitar, terutama potensi asap yang dikhawatirkan dapat mengganggu kelancaran aktivitas penerbangan.
Wali Kota menyampaikan harapan agar akses penerbangan dari luar negeri semakin terbuka dan meluas melalui Bandara Sam Ratulangi. Untuk itu, dalam kunjungan ini juga dilakukan pertukaran data terkait jumlah wisatawan yang tiba melalui bandara ini, serta pembahasan penyusunan strategi promosi destinasi wisata Kota Manado yang dapat ditampilkan di area publik bandara.
“Pengelolaan bandara yang baik dan berkualitas adalah fondasi utama untuk mendorong kemajuan pariwisata kita. Bandara ini bukan sekadar tempat mendarat dan lepas landas, melainkan wajah pertama yang dilihat tamu yang datang ke Manado,” ujar Wali Kota.
Koordinasi ini diharapkan dapat melahirkan sinergi yang semakin erat antara pengelola bandara dan Pemerintah Kota Manado, demi memacu kunjungan wisatawan serta mempercepat pemulihan dan kemajuan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata. (*)
