Wujudkan Ketahanan Pangan, Pemkot Manado Panen Jagung Bersama TNI/Polri & Serahkan Bantuan Alsintan di Malalayang

Manado1008 Dilihat

MANADO – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian lokal dan menjaga ketahanan pangan daerah.

Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan panen jagung bersama Kelompok Tani (Poktan) Tunas Baru yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) dari Dinas Pertanian, Kelautan, dan Perikanan (DPKP) Kota Manado.

Kegiatan berlangsung di Kelurahan Malalayang Satu Timur, Kecamatan Malalayang, pada Jumat (21/8/2026).

Acara ini merupakan wujud nyata dukungan Pemkot Manado di bawah kepemimpinan Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang terhadap para petani lokal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur TNI dan Polri, yang secara aktif berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan petani untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.

Mewakili Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkot Manado, Atto Bulo, S.H., M.M., memberikan apresiasi tinggi atas semangat dan kerja keras para petani.

Ia menilai, hasil panen yang maksimal saat ini tidak lepas dari pendampingan intensif oleh penyuluh pertanian serta dukungan penuh dari Dinas terkait.

“Saya mengapresiasi para petani yang dengan penuh semangat, didampingi penyuluh dan Dinas Pertanian, sehingga mendapatkan hasil maksimal dalam panen jagung saat ini. Saya berharap para petani, penyuluh, dan Dinas Pertanian dapat terus menyiasati berbagai situasi dan tantangan dalam melaksanakan program-program pembangunan pertanian ke depannya,” ujar Atto Bulo.

Kepala DPKP Kota Manado, Janni Deni Ohy, S.E., menjelaskan bahwa panen raya ini sekaligus menjadi momen penyerahan bantuan alsintan yang telah diserahkan pada awal Agustus 2026 lalu.

Kolaborasi tiga pilar (Pemkot, TNI, dan Polri) dalam kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi petani untuk terus meningkatkan produksi.

“Bantuan alsintan yang diserahkan diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung aktivitas pertanian, meningkatkan efisiensi kerja, mendongkrak hasil panen, dan pada akhirnya mendorong kesejahteraan para petani,” imbau Janni Deni Ohy.

Dengan adanya mekanisasi pertanian melalui bantuan alsintan, diharapkan beban kerja petani dapat berkurang sehingga mereka dapat mengelola lahan lebih luas dan produktif.

Langkah ini sejalan dengan visi Pemkot Manado untuk menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu penopang ekonomi kerakyatan yang tangguh dan berkelanjutan. (*)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *