oleh

Bangun Sinergitas di Pilkada 2020, KPU Minut Gelar Rakor Bersama Pemkab

Minut,KATABRITA.COM–Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minahasa Utara (Minut) Stella Runtu, bersama 4 Komisioner Hendra Lumanauw, Robby Manoppo, Darul Halim dan Dikson Lahope, melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Pjs Bupati Minut Clay Dondokambey, Sekretaris Daerah Ir Jemmy H Kuhu, dan Kadis Kesehatan Dr. Alain Beyah di Hotel Sutan Raja Minut, Selasa (13/10/20).

Kesempatan itu, Dondokambey membahas tiga hal penting yakni, persiapan tahapan, perekrutan tenaga pengamanan, serta hal teknis terkait penerapan protokol kesehatan petugas PPK, PPS dan KPPS.

“Hari ini, terima kasih telah diundang oleh KPU, dalam rangka perampungan daftar pemilih yang statusnya sementara dan rencananya besok akan diplenokan untuk menjadi daftar pemilih tetap, itu rananya teman-teman di KPU. Soal perekrutan tenaga pengamanan yakni Linmas pada setiap TPS akan di perkuat. Juga teknis penerapan protokol kesehatan kepada para petugas yang ada di PPK, PPS dan KPPS yang nantinya akan didampingi Dinas Kesehatan,” ungkap Dondokambey.

Terkait penertiban Alat Peraga Kampanye (ATK) Dondokambey, mengungkapkan bahwa Pemkab terpadu dengan Bawaslu Minut untuk melakukan penertiban baliho yang terpasang di sejumlah tempat.

“Kita terpadu dengan Bawaslu, dari penegakan ini sementara dilaksanakan, juga harus dimaklumi karena terbatas dengan tenaga dan Wilayah kita luas. Tetapi sementara dilaksanakan sampai semua bisa teratasi untuk baliho-baliho yang masih ada di tempat-tempat yang tidak untuk diperuntukan akan adanya alat peraga supaya kemudian ditertibkan nanti penempatannya sesuai dengan titik-titik yang sudah ditentukan,” jelas Dondokambey.

Sementara itu, menurut Komosioner KPU Minut Hendra Lumanauw, Rakor ini sebagai upaya membangun sinergitas antara KPU dengan Pemkab pada tahapan Pilkada ditengah Pandemi Covid-19.

“Dengan adanya proses Tahapan di tengah Pandemi ini memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan stakeholder. Yang pertama adalah persiapan pembentukan KPPS menyangkut rapid test kepada KPPS. Kita harus bersinergi dengan pemerintah mengingat KPU tidak memiliki infrastruktur dalam hal itu. Pemerintah sekiranya dapat dapat menyiapkan tenaga untuk proses itu,” kata Lumanauw. (Sisilia Warbung)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed