TALAUD – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Talaud mencanangkan program Gerakan Talaud Menanam (GENTANA) di Lahan Persawahan desa Ambela, Kecamatan Melonguane, Jumat (4/7/2025.
Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, bersama Wakil Bupati,l Anisya Gretsya Bambungan, S.E, Ketua TP PKK Ny. Henny Titah Hongwijoyo, Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.H, Dandim 1312/ Talaud Letkol Arh Yanuar Yudistira, S.T, Danlanal Letkol Laut ( P) Yogie Kuswara, M.Tr.Opsla, Kajari Talaud diwakili Plt Kasi Pidum Desliana Sitorus, SH, Delegasi Pengadilan Negeri Melonguane, Sekda Talaud Dr. Yohanis B.K.Kamagi, AP., M.Si bersama sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkup pemda, pemerintah kecamatan Melonguane, pemerintah desa Tarun Selatan dan Ambela, tokoh agama, tokoh adat, kelompok tani, petani, penyuluh pertanian dan elemen terkait lainnya.
Bupati Kepulauan Talaud dalam sambutannya mengatakan program ini menunjang program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden yaitu memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui Swasembada pangan bersinergi dengan TNI dan Polri.
” Kabupaten Kepulauan Talaud telah menargetkan penanaman padi pada sawah seluas 462 hektar dan 40 hektar lahan padi sawah telah terealisasi penanamannya. Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian telah menerima bantuan benih padi inpary 32 dari Kementerian Pertanian sebanyak 18 ton untuk kebutuhan 462 hektar, 1 unit traktor dan 4 unit pompa air untuk brigade alat dan mesin pertanian ( Alsintan),” ujar Welly Titah
Sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap peningkatan ketahanan pangan untuk menunjang swasembada , dalam kesempatan ini Bupati Kepulauan Talaud mendorong petani untuk tetap semangat menanam sesuai surat edaran Gubernur yaitu Tanam apa yang torang makan dan makan apa yang torang tanam.
” Dalam kesempatan ini Bupati Talaud memberikan apresiasi kepada TNI – Polri, penyuluh pertanian, kelompok tani dan petani yang terus berupaya untuk meningkatkan ketahanan pangan. Karena itu Mari kita tunjang program pemerintah untuk menuju Swasembada pangan demi Talaud yang bermartabat, religius, maju dan sejahtera,” ujarnya
Diketahui lewat laporan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Dirman Gumolung kegiatan persawahan di desa Tarun Selatan dan Ambela itu luasannya kurang lebih 100 hektar, dimana irigasi pembangunannya dibangun sejak tahun 1982 dan terakhir petani sawah di desa Ambela ini berjuang untuk menanam padi sawah terakhir tahun 2018. Setelah jaringan irigasi dan Bendungan mengalami kerusakan tidak ada lagi suplai air masuk ke areal persawahan.
Usai sambutan, giat dilanjutkan dengan pemukulan tatengkoren atau kentungan dan penanaman benih padi di areal persawahan yang telah disiapkan. (*)
