Dua Siswa SMK Negeri 2 Manado Wakili PT DAW di Cari Aman Academy Tingkat Nasional

Ekonomi, Ekonomi, Otomatif492 Dilihat

Katabrita – PT Daya Adicipta Wisesa (DAW), Main Dealer Sepeda Motor Honda wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara, resmi menetapkan dua siswa sebagai perwakilan untuk mengikuti kompetisi Cari Aman Academy tingkat nasional. Keduanya merupakan siswa dari SMK Negeri 2 Manado, salah satu sekolah binaan safety riding PT DAW.

Penetapan tersebut merupakan hasil dari rangkaian Bootcamp Road to Cari Aman Academy yang dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Honda bersama jaringan Main Dealer dalam memperkuat pemahaman dan kompetensi keselamatan berkendara di lingkungan sekolah.

Setelah melalui proses seleksi yang dilakukan oleh PT DAW, dua siswa terpilih untuk mewakili Main Dealer pada ajang tingkat nasional, yakni Wahyudi Fahri Didipu dan Hizkia Kundimang. Keduanya akan didampingi oleh Nathanael Kristian Takasihaeng selaku Task Force (Guru) dari SMK Negeri 2 Manado. Pengumuman hasil seleksi dilaksanakan pada 30 September 2026.

Brand Activation Section Head PT DAW, Jani Rondonuwu, mengatakan bahwa terpilihnya kedua siswa tersebut menjadi bagian dari komitmen PT DAW dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan pengetahuan sekaligus keterampilan keselamatan berkendara.

“Pemilihan dua perwakilan ini menjadi hasil dari proses pembekalan dan seleksi yang telah mereka jalani. Kami berharap Wahyudi dan Hizkia dapat membawa semangat keselamatan berkendara dari Sulawesi Utara ke tingkat nasional, sekaligus menjadi contoh bagi teman-teman seusianya untuk terus menerapkan budaya berkendara yang aman,” ujar Jani.

Program Cari Aman Academy sendiri menjadi salah satu upaya Honda dalam membangun kesadaran keselamatan berkendara sejak usia muda. Melalui rangkaian pembekalan dan kompetisi, peserta tidak hanya dituntut memahami teori safety riding, tetapi juga mampu mengenali potensi bahaya serta menerapkan keterampilan berkendara yang aman dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya PT DAW dalam memperkuat kemitraan dengan sekolah binaan safety riding, sekaligus meningkatkan kompetensi dan motivasi School Safety Riding Advisor (SSRA) dalam mengampanyekan keselamatan berkendara di lingkungan sekolah.

Promotion Dept Head PT DAW, Bonny Pandelaki, menambahkan bahwa keterlibatan sekolah binaan dalam program safety riding merupakan bentuk konsistensi Honda dalam membangun budaya berkendara yang aman dan nyaman di tengah masyarakat.

“Kami ingin edukasi safety riding tidak berhenti pada kegiatan atau kompetisi saja, tetapi dapat terus diterapkan dan dikampanyekan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Keterlibatan siswa dalam Cari Aman Academy menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana generasi muda dapat mengambil peran dalam menyebarkan semangat Jago Cari Aman Biar Happy,” ujar Bonny.

Selanjutnya, Wahyudi Fahri Didipu dan Hizkia Kundimang akan mengikuti Cari Aman Academy tingkat nasional yang akan berlangsung di Astra Motor Safety Riding Center, Semarang, Jawa Tengah, pada 6–8 Oktober 2026, bersama Nathanael Kristian Takasihaeng sebagai Task Force (Guru).

Keduanya akan membawa nama PT Daya Adicipta Wisesa untuk berkompetisi bersama perwakilan Main Dealer Honda dari berbagai wilayah di Indonesia. Kehadiran mereka di tingkat nasional diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga sekaligus memperkuat peran generasi muda sebagai agen keselamatan berkendara di lingkungan masing-masing.

Melalui program ini, PT DAW bersama Honda terus mendorong penguatan awareness keselamatan berkendara melalui kampanye “Jago Cari Aman Biar Happy”, sekaligus membangun kebiasaan berkendara yang lebih aman, nyaman, dan bertanggung jawab sejak usia muda.

(*/in)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *