Honda dan DAW Perkuat Komitmen Edukasi Keselamatan di Dunia Pendidikan

Ekonomi, Ekonomi, Otomatif1495 Dilihat

Katabrita – PT Daya Adicipta Wisesa (DAW) bersama Honda kembali menegaskan komitmen jangka panjang mereka dalam menanamkan budaya keselamatan berkendara melalui rangkaian program Safety Riding Education yang menyasar institusi pendidikan di Sulawesi Utara.

Kegiatan yang digelar di SMA Negeri 2 Tondano dan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara – BPMP memperkuat posisi edukasi sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.

Sebagai upaya preventif terhadap kecelakaan lalu lintas, program ini tidak hanya memberi pengetahuan teknis berkendara, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, kesadaran risiko, dan kebiasaan memakai perlengkapan keselamatan. Dalam pelaksanaannya, DAW dan Honda menghadirkan instruktur bersertifikat yang menyampaikan materi secara interaktif kepada pelajar, guru, dan ASN.

“Kami percaya keselamatan berkendara harus menjadi bagian dari pendidikan sejak dini. Baik untuk rute dekat maupun jauh, risiko tetap ada sehingga penggunaan perlengkapan dan perilaku aman wajib diterapkan,” ujar Andhika Reynold Salindeho, Instruktur Safety Riding Honda, saat membuka sesi di SMA Negeri 2 Tondano. Andhika menekankan pendekatan praktis dan habit-building yang menjadi inti materi edukasi.

Kegiatan di BPMP yang diikuti oleh aparatur sipil negara dan tenaga pendidik bertujuan memperluas dampak program: guru dan ASN diharapkan menjadi penggerak utama dalam menularkan budaya #Cari_Aman ke lingkungan sekolah.

“Materi keselamatan berkendara yang kami terima ini menjadi acuan kami untuk mengingatkan siswa-siswi pentingnya berkendara dengan aman baik saat berangkat maupun pulang sekolah,” kata Stevi Monoimbar, perwakilan BPMP Sulut.

Program Safety Riding Education ini merupakan bagian dari rangkaian inisiatif DAW dan Honda untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas melalui pencegahan edukatif. Selain sesi teori, kegiatan biasanya dilengkapi demonstrasi pemeriksaan kendaraan ringan (cek rem, ban, lampu) dan simulasi perilaku aman di jalan, yang dirancang mudah diadaptasi oleh sekolah.

Praktik berkelanjutan dan kolaborasi lintas pihak menjadi kunci keberhasilan. DAW dan Honda mendorong keterlibatan dinas pendidikan, sekolah, dan komunitas lokal agar pesan keselamatan tidak berhenti setelah sesi berlangsung, melainkan menjadi gaya hidup di lingkungan sekolah.

Sebagai penutup, penyelenggara menegaskan tiga pesan sederhana yang selalu diangkat dalam setiap sesi: gunakan perlengkapan berkendara setiap saat; periksa kondisi kendaraan sebelum berangkat; dan patuhi aturan serta jaga jarak aman di jalan. DAW dan Honda berharap para peserta kembali ke lingkungan masing-masing sebagai pelopor keselamatan yang meneruskan nilai #Cari_Aman.

 

 

 

(*/in)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP