Katabrita – Upaya membangun budaya berkendara aman di kalangan pelajar mendapat sambutan positif dari siswa di Kota Bitung. Hal ini terlihat dari antusiasme lebih dari 160 pelajar tingkat SMP dan SMA yang mengikuti pelatihan Safety Riding Honda yang digelar PT Daya Adicipta Wisesa (DAW).
Kegiatan ini dikemas interaktif dengan penyampaian materi teori, demonstrasi, hingga sesi tanya jawab. Para peserta diajak memahami risiko di jalan dan cara berkendara yang aman, terutama karena banyak pelajar sudah menjadi pengguna sepeda motor maupun calon pengendara.
Materi pelatihan mencakup:
Pengenalan potensi bahaya
Teknik dasar berkendara
Pemahaman riding gear yang benar
Etika dan perilaku tertib lalu lintas
Edukasi kampanye keselamatan Honda #Cari_Aman
Pelajar terlihat aktif bertanya dan memberikan contoh kasus yang mereka temui saat berkendara menuju sekolah maupun aktivitas lainnya.
Instruktur Safety Riding PT DAW, Andhika Reynold Salindeho, memaparkan materi mulai dari pengenalan potensi bahaya di jalan, teknik dasar keselamatan berkendara, penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm dan jaket, hingga pemahaman etika berkendara yang bertanggung jawab.
Menurut Andhika, membangun kesadaran sejak dini menjadi langkah penting dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di kalangan pelajar.
“Keselamatan adalah prioritas. Semakin awal pelajar memahami cara berkendara yang benar, semakin besar kesempatan kita mengurangi risiko kecelakaan,” ujarnya.
DAW berharap kegiatan ini dapat mendorong pelajar menjadi agen perubahan keselamatan lalu lintas, baik di sekolah maupun di masyarakat. Program edukasi Safety Riding ini juga menjadi bentuk komitmen Honda dalam mendukung keselamatan pengguna jalan, khususnya di Sulawesi Utara.
(*/in)
