MANADO — Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., bersama Wakil Gubernur, Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H., mendorong Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) untuk terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan serta memajukan sektor kelautan dan perikanan di Sulawesi Utara.
Pesan tersebut disampaikan Gubernur Yulius dalam sambutannya pada acara Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HNSI Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara, yang berlangsung di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Manado, pada Rabu (28/10/2026).
Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Gubernur Yulius menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus DPC HNSI yang baru saja dilantik. Ia berharap amanah organisasi dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan semangat pengabdian bagi kepentingan nelayan serta pembangunan sektor kelautan dan perikanan di daerah ini.
Gubernur menegaskan bahwa Sulawesi Utara sebagai daerah kepulauan dan kawasan maritim memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar. Dalam konteks tersebut, nelayan merupakan pilar penting penggerak perekonomian kerakyatan sekaligus bagian strategis dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat.
“Karena itu, para nelayan dan pelaku usaha perikanan membutuhkan perhatian, perlindungan, serta pemberdayaan secara berkelanjutan agar potensi yang dimiliki dapat memberikan manfaat yang semakin besar bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Gubernur juga menekankan bahwa pelantikan pengurus DPC HNSI bukan sekadar kegiatan seremonial semata, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen organisasi dalam menjawab berbagai tantangan nyata yang dihadapi para nelayan. Tantangan tersebut antara lain peningkatan kesejahteraan nelayan, jaminan keselamatan saat melaut, akses terhadap sarana dan prasarana penangkapan ikan yang modern, hingga peningkatan nilai tambah produk perikanan.
“Pemerintah daerah mengharapkan HNSI mampu menjadi mitra strategis yang bersinergi dengan berbagai elemen, mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, sektor swasta, hingga masyarakat luas,” demikian pesan Gubernur.
Ia menyampaikan optimisme bahwa melalui semangat kebersamaan dan kolaborasi yang kuat, seluruh pihak dapat berkontribusi mewujudkan Sulawesi Utara yang lebih maju, inklusif, dan sejahtera, serta mendorong peningkatan kemakmuran masyarakat nelayan.
Selain penguatan sinergi, Gubernur Yulius juga menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas dalam menghadapi perkembangan zaman. Kemajuan teknologi, digitalisasi rantai pasok perikanan, serta berbagai persoalan lingkungan kelautan menuntut organisasi dan masyarakat nelayan untuk semakin adaptif terhadap perubahan. Pemanfaatan teknologi dan ilmu pengetahuan yang dipadukan dengan kearifan lokal, menurutnya, dapat menjadi fondasi menghadirkan solusi yang relevan bagi kebutuhan nelayan di era modern.
Gubernur juga menegaskan bahwa pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Diperlukan kerja sama dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan seperti HNSI. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara pun terbuka untuk mendengar aspirasi dan bekerja bersama para nelayan guna mendukung berbagai inisiatif positif yang berorientasi pada kemajuan sektor kelautan dan perikanan.
Menutup sambutannya, Gubernur Yulius kembali mengucapkan selamat kepada para pengurus DPC HNSI kabupaten/kota se-Sulawesi Utara yang telah dilantik. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjadikan amanah organisasi sebagai ruang untuk mengabdi, berkarya, dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan nelayan serta kemajuan daerah dan bangsa. (*)
