Tembus Pasar Australia, DEKRANASDA Sulut Pamerkan Kekayaan Kerajinan & Kuliner di Melbourne

Pemprov Sulut1000 Dilihat

MELBOURNE – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sulawesi Utara, Ny. Anik Yulius Selvanus, memimpin langsung delegasi daerah dalam ajang bergengsi “B2B Business Matching” yang berlangsung di Melbourne, Australia, pada Kamis (22/10/2026).

Kehadiran Dekranasda Sulut di kota kangguru ini menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam upaya mendorong ekspansi produk unggulan dan kerajinan khas daerah ke pasar internasional. Forum bisnis ini dimanfaatkan untuk membuka peluang kerja sama secara langsung (business-to-business) dengan para pelaku usaha dan investor di Australia.

Dalam ajang tersebut, stan Sulawesi Utara tampil memukau dengan mempromosikan aneka produk kriya, fesyen, dan kuliner olahan lokal. Produk-produk ini ditampilkan dengan konsep yang memadukan kekayaan budaya daerah dan kearifan lokal dengan sentuhan desain modern yang sesuai dengan selera pasar global.

Sektor fesyen dan kriya menjadi daya tarik utama. Dekranasda Sulut menghadirkan ragam kreasi busana batik dan kain dengan motif khas yang ikonik, mulai dari motif Taman Laut Bunaken, motif etnik Minahasa, hingga corak khas Sangihe Talaud.

Tak hanya kain, berbagai aksesori eksklusif turut dipamerkan, seperti tas kulit bermotif “Nyiur Melambai”, perhiasan bros dengan detail bunga anggrek khas Sulut, hingga suvenir miniatur satwa endemik Tarsius yang dibuat dari bahan alami. Salah satu inovasi unik yang menarik perhatian adalah kancing eksklusif berbahan olahan tempurung kelapa yang ramah lingkungan.

Di sektor olahan pangan, Sulawesi Utara membawa komoditas lokal yang telah diolah dengan standar kualitas tinggi. Produk unggulan yang dibawa meliputi keripik pisang goroho renyah dengan varian rasa inovatif, seperti sambal roa asap dan keju. Selain itu, olahan keripik kelapa kaya rempah juga turut ditawarkan sebagai camilan khas yang kaya akan citarasa nusantara.

Seluruh produk yang dihadirkan dirancang untuk memenuhi standar kualitas pasar global, namun tetap mempertahankan identitas dan jiwa kearifan lokal Sulawesi Utara.

Melalui kegiatan “B2B Business Matching” ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara optimistis bahwa produk-produk lokal daerah akan semakin dikenal luas dan mampu bersaing di kancah internasional.

Langkah ini diharapkan tidak hanya memperluas jaringan pemasaran ekspor, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata dan positif bagi keberlanjutan usaha para perajin serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sulawesi Utara. (*)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *