Katabrita – Bank Mandiri memastikan kesiapan layanan perbankan selama libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 2026 dengan menyiapkan dana tunai sekitar Rp222 miliar serta memastikan seluruh jaringan layanan tetap beroperasi, baik melalui ATM, Mandiri Agen, layanan digital, hingga operasional terbatas di sejumlah kantor cabang.
Area Head Bank Mandiri Sulawesi Utara & Gorontalo, Rd. Darojat Wirabuana mengatakan kesiapan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan transaksi masyarakat selama periode libur 18 hingga 24 Maret 2026.
“Kami memahami bahwa saat liburan panjang, khususnya menjelang Idulfitri, kebutuhan transaksi masyarakat meningkat. Karena itu Bank Mandiri menyiapkan kebutuhan uang tunai sekitar Rp222 miliar untuk pengisian ATM, CRM, dan kebutuhan kas di kantor cabang,” ujarnya dalam kegiatan media gathering di Manado.
Ia menjelaskan, Bank Mandiri Area Manado membawahi 34 kantor cabang yang terdiri dari 24 cabang di Sulawesi Utara dan 10 cabang di Gorontalo. Seluruh kebutuhan kas di wilayah tersebut dikelola dari Manado sebagai pusat pengendalian.
Selain kantor cabang, Bank Mandiri juga memastikan kesiapan jaringan ATM dan CRM yang tersebar di berbagai lokasi strategis agar tetap berfungsi selama libur panjang.
“Kami sudah menyiapkan proyeksi kebutuhan. Jika terjadi peningkatan transaksi, kami juga menyiapkan cadangan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir kesulitan mendapatkan uang tunai,” katanya.
Mandiri Agen dan layanan digital diandalkan
Selain ATM dan cabang, Bank Mandiri juga mengandalkan jaringan Mandiri Agen sebagai perpanjangan layanan kepada masyarakat.
Di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo, jumlah Mandiri Agen mencapai sekitar 1.000 agen yang dapat melayani tarik tunai, setor tunai, pembayaran listrik, pembelian pulsa, hingga berbagai transaksi lainnya.
Menurutnya, keberadaan Mandiri Agen sangat membantu masyarakat, terutama di daerah yang jauh dari kantor cabang.
“Kami ingin memastikan layanan tetap mudah diakses, tidak hanya melalui cabang, tetapi juga melalui Mandiri Agen dan layanan digital,” ujarnya.
Bank Mandiri juga mengandalkan platform digital Livin’ by Mandiri serta layanan digital branch yang memungkinkan nasabah melakukan berbagai transaksi tanpa harus datang ke teller.
Cabang Tetap Buka Terbatas
Selama libur nasional, Bank Mandiri tetap membuka layanan terbatas di beberapa kantor cabang untuk kebutuhan tertentu, termasuk layanan terkait kredit dan transaksi penting lainnya.
Operasional terbatas ini dilakukan pada tanggal tertentu selama periode libur, sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh layanan jika diperlukan.
Banyak Promo Dan Diskon Selama Libur
Selain memastikan kesiapan layanan, Bank Mandiri juga menghadirkan berbagai program promo untuk nasabah selama periode libur Idulfitri.
Program tersebut antara lain diskon menggunakan Livin’ Point, cashback kartu kredit, hingga promo beli satu gratis satu di berbagai merchant yang bekerja sama dengan Bank Mandiri, seperti restoran, pusat perbelanjaan, toko elektronik, hingga bioskop.
Saat ini, Bank Mandiri telah bekerja sama dengan lebih dari 3.000 merchant di Sulawesi Utara yang dapat menerima pembayaran non tunai menggunakan QRIS, kartu debit, kartu kredit, maupun Livin’ by Mandiri.
“Kami tidak hanya menyiapkan uang tunai, tetapi juga mendorong transaksi non tunai dengan berbagai promo agar masyarakat bisa bertransaksi lebih mudah selama liburan,” jelasnya.
Bank Mandiri berharap seluruh kesiapan tersebut dapat membuat masyarakat di Sulawesi Utara dan Gorontalo menjalani libur Idulfitri dengan nyaman tanpa kendala layanan perbankan.
“Kami pastikan layanan siap, jaringan operasional siaga, dan program promo berjalan. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir selama libur Idulfitri,” tutupnya.
(*/im)
