Transaksi Digital Naik 200 Persen, Bank Mandiri Percepat Pengembangan Smart Branch di Sulut–Gorontalo

Ekonomi, Ekonomi, Sulut523 Dilihat

Katabrita – Bank Mandiri terus mempercepat transformasi layanan perbankan di Sulawesi Utara dan Gorontalo dengan mengembangkan konsep smart branch seiring meningkatnya penggunaan transaksi digital oleh masyarakat yang kini mencapai sekitar 200 persen.

Area Head Bank Mandiri Sulawesi Utara & Gorontalo, Rd. Darojat Wirabuana mengatakan, peningkatan transaksi digital terjadi dalam beberapa tahun terakhir, seiring semakin banyak nasabah yang menggunakan aplikasi perbankan, pembayaran QRIS, serta layanan non tunai lainnya.

“Kalau kita lihat statistik, transaksi digital meningkat sangat signifikan, bahkan bisa mencapai sekitar 200 persen. Ini menunjukkan masyarakat sudah mulai beralih ke layanan digital karena lebih mudah, cepat, dan praktis,” ujarnya saat tatap muka dengan awak media di Manado.

Menurutnya, perubahan perilaku nasabah tersebut membuat peran kantor cabang ikut menyesuaikan. Jika sebelumnya transaksi banyak dilakukan secara langsung di teller, kini sebagian besar transaksi sudah dilakukan melalui aplikasi dan layanan elektronik.

Karena itu, Bank Mandiri mulai mengembangkan konsep smart branch atau digital branch, yaitu kantor cabang dengan layanan lebih modern, cepat, dan minim penggunaan kertas.

Di wilayah Sulawesi Utara, konsep smart branch sudah diterapkan di kantor cabang Manado Town Square dan Manado, dengan sistem antrean digital, layanan mandiri menggunakan mesin, serta proses transaksi yang lebih praktis.

Nasabah bahkan dapat mengambil nomor antrean melalui aplikasi Livin’ by Mandiri sebelum datang ke cabang, sehingga waktu tunggu menjadi lebih singkat. Selain itu, sejumlah layanan seperti penggantian kartu, pencetakan buku tabungan, hingga layanan customer service dapat dilakukan melalui mesin secara mandiri.

“Kami ingin ke depan cabang-cabang Bank Mandiri menjadi smart branch. Jadi nasabah yang datang ke cabang benar-benar yang membutuhkan layanan khusus, sementara transaksi lainnya bisa dilakukan secara digital,” katanya.

Bank Mandiri menargetkan seluruh kantor cabang di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo secara bertahap akan diarahkan menjadi smart branch, mengikuti tren masyarakat yang semakin terbiasa menggunakan layanan digital.

Meski demikian, kantor cabang tetap dipertahankan untuk melayani kebutuhan tertentu, terutama layanan konsultasi dan transaksi yang memerlukan pendampingan petugas.

“Kami melihat ke depan layanan perbankan akan semakin digital, sehingga kami menyesuaikan dengan menghadirkan smart branch agar pelayanan tetap optimal,” ujarnya.

(*/in)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP