-KATABRITA.COM-Panglima DPD Sulut Manguni Indonesia (MI) Murray Salu dan Sekertaris DPD Sulut Viktor Rindengan bersama pasukan yang ikut hadir dalam demonstrasi mahasiswa di depan pintu masuk kantor wakil rakyat DPRD Provinsi Sulut, Senin (1/9/2025).
Aksi demonstrasi sempat diwarnai kericuhan. Awalnya, massa aksi menyampaikan aspirasi dengan tertib. Namun, situasi mendadak memanas setelah terjadi lemparan ke arah aparat dan ormas (MI) yang sedang melakukan pengamanan.
Kericuhan bertambah saat sejumlah ormas adat yang dilibatkan untuk membantu menjaga keamanan dan ketertiban dalam demo, ikut bereaksi terhadap insiden tersebut. Kejar-kejaran antara aparat, ormas, dan demonstran pun tak terhindarkan di depan kantor gedung DPRD. Sejumlah massa aksi berlarian, bahkan ada yang terjatuh akibat situasi yang semakin kacau.
Meski sempat memanas, kondisi akhirnya berangsur terkendali. Aparat keamanan bersama ormas adat melakukan pengamanan ketat dan mengarahkan massa kembali ke titik kumpul. Langkah ini diambil untuk memastikan jalannya aksi tetap kondusif.
Sampai batas waktu yang diberikan pukul 18.00 (6 sore) para pendemo masih ada didepan kantor wakil rakyat, akhirnya pihak kepolisian membubarkan para pendemo dengan serangan water cannon dan gas air mata. Sempat terjadi juga kericuhan tapi tidak ada yang menjadi korban.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kericuhan yang terjadi. Namun di depan kantor DPRD pantauan di lapangan menunjukkan situasi aman terkendali.
(Jendral pae)







