Katabrita — Pemerataan akses listrik mulai menyentuh wilayah-wilayah terluar Indonesia. Di Pulau Lipang, Kabupaten Kepulauan Sangihe, sebanyak 19 keluarga kurang mampu kini dapat menikmati listrik berkat program Light Up The Dream dari PLN UP3 Tahuna.
Program ini tidak hanya menyambungkan listrik secara gratis, tetapi juga membuka peluang baru bagi kemajuan sektor pendidikan dan kesehatan di daerah terpencil.
“Dengan adanya listrik, anak-anak bisa belajar di malam hari. Ini sangat membantu kami,” ungkap Ibu Nur Mandak, salah satu penerima manfaat.
Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, turut hadir dalam penyalaan simbolis dan menyampaikan apresiasinya. “Program ini sangat penting bagi masyarakat kami. Listrik menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas hidup, baik dari segi ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan,” katanya.
Manager PLN UP3 Tahuna, RM Dimas Adhi Prabowo, menyampaikan bahwa program ini adalah bentuk komitmen PLN dalam mendukung pemerataan pembangunan. “Kami tidak hanya menyalakan lampu, tapi juga menyalakan harapan.”
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan komitmen PLN untuk terus memperluas jangkauan listrik hingga ke pelosok negeri sebagai upaya mendukung kesejahteraan nasional.
(*/in)
