Pemkot Tomohon Gelar Musrenbang RKPD 2026: Perkuat Tata Kelola dan Pembangunan Berkelanjutan.

Tomohon1104 Dilihat

Tomohon – Wali Kota Tomohon, Caroll Joram Azarias Senduk, S.H., bersama Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G. A. Rumajar, SE, MI.Kom, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Tomohon Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Grand Master Hotel Tomohon pada Kamis, 20 Maret 2025.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tomohon menekankan pentingnya perencanaan yang matang dalam pembangunan daerah. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017, setiap pemerintah daerah diwajibkan menyusun dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) sebagai implementasi dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Meskipun Musrenbang merupakan agenda tahunan, saya berharap kita semua menyadari betapa pentingnya tahapan ini dalam sistem perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, khususnya di Kota Tomohon. Musrenbang yang kita laksanakan hari ini merupakan proses penyusunan berbagai program dan kegiatan sebagai titik awal penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan,” ujar Wali Kota.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penyusunan dokumen perencanaan dilakukan dengan pendekatan teknokratik, partisipatif, politis, serta top-down dan bottom-up, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014.

Tema pembangunan Kota Tomohon Tahun 2026 adalah: “Memperkuat Transformasi Tata Kelola, Sumber Daya Manusia yang Berdaya Saing, Infrastruktur Berwawasan Lingkungan, dan Ekonomi yang Berkelanjutan.” Wali Kota menekankan bahwa keberhasilan pembangunan bergantung pada kerja sama antara masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta. Oleh karena itu, aspirasi dari pemangku kepentingan sangat diperlukan agar program prioritas pembangunan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara adil dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tomohon juga menegaskan pentingnya dukungan sumber daya masyarakat dan sumber pendanaan sebagai komponen utama dalam mendukung pembiayaan pembangunan di Kota Tomohon. Ia berharap bahwa perencanaan yang matang akan menghasilkan struktur penganggaran yang tepat serta realisasi program dan kegiatan yang berbasis optimalisasi output dan outcome, yang dibarengi dengan pengelolaan anggaran yang akuntabel.

“Kami optimis bahwa perangkat daerah terkait akan melaksanakan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan memberikan dampak nyata dalam pembangunan Kota Tomohon,” tambahnya.

Musrenbang ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konstruktif guna mendukung implementasi program dan kegiatan tahun anggaran 2026, sehingga dapat memberikan manfaat nyata dalam pembangunan dan penataan Kota Tomohon ke depan.

Acara ini dihadiri oleh Narasumber Peneliti Ahli Utama Bappeda Provinsi Sulawesi Utara, Ir. Yeny Karouw, M.Si, Kepala Bapelitbangda Kota Tomohon, Jacquiline Mangulu, SP, M.Si, Forkopimda Kota Tomohon, Ketua DPRD Kota Tomohon, Ferdinand Mono Turang, S.Sos (via Zoom), **Kapolres Tomohon, AKBP Nur Kholis, S.I.K., Korwil BIN Tomohon, Letkol Laut Ahmad Virgaus, **Kajari Tomohon diwakili oleh Kasie Intel, Ivan Roring, S.H., M.H., Dandim 1302/Minahasa diwakili oleh Batibung Tomohon, Serma Alwisius Susanto, Pimpinan Instansi Vertikal atau perwakilannya, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Akademisi, serta jajaran Pemerinah Kota Tomohon.

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *