Wawali Tomohon Sambut Delegasi Australia di SMP Lokon, Sebut Program BRIDGE sebagai “Jembatan Emas” Pendidikan

Tomohon1006 Dilihat

TOMOHON – Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G. A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., secara resmi menerima kunjungan Delegasi Australia di SMP Lokon St. Nikolaus Tomohon. Kunjungan bersejarah ini berlangsung dalam rangka *Australia-Indonesia Bridge School Partnerships Program* atau yang lebih dikenal dengan program BRIDGE.

Turut hadir dalam kesempatan istimewa ini, Konsul Jenderal Australia di Makassar, Mrs. Sanchi Davis beserta rombongan, dan Perwakilan Dewan Australia-Indonesia Institute (Australia-Indonesia Institute Board), Ibu Lidya Santoso beserta rombongan.

Rombongan juga disambut langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tomohon, Dr. Juliana Karwur, M.Kes., M.Si., Para Direktur Yayasan Pendidikan Lokon beserta jajaran, Kepala SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon, Kepala SMP Lokon St. Nikolaus Tomohon, serta para guru dan siswa-siswi.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G. A. Rumajar, mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas terpilihnya sekolah tersebut dalam program bergengsi ini.

“Suatu kehormatan bagi Kota Tomohon, khususnya SMP Lokon St. Nikolaus Tomohon, yang terpilih sebagai bagian dari program kemitraan BRIDGE (Building Relations Through Innovative Development, Growing Exchanges),” ujar Wawali.

Wawali menjelaskan bahwa program yang diinisiasi oleh Australia-Indonesia Institute dan dikelola oleh Asia Education Foundation ini memiliki peran yang sangat strategis. “Program BRIDGE ini telah menjadi jembatan emas dalam mempererat hubungan bilateral, khususnya dalam dunia pendidikan antara Australia dan Indonesia,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wawali menilai bahwa program ini memberikan dampak luar biasa dalam menghapus sekat-sekat geografis demi kemajuan pendidikan. “Melalui kemitraan ini, kita melihat batas-batas geografis runtuh. Guru dan siswa dari kedua negara dapat saling belajar, berbagi praktik baik dalam dunia pendidikan, serta membangun pemahaman lintas budaya (cross-cultural understanding) yang sangat penting bagi generasi masa depan kita,” jelasnya.

Wawali juga menegaskan makna mendalam dari agenda yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut. “Kunjungan hari ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan sebuah wujud nyata dari persahabatan antar bangsa, pertukaran budaya, serta kolaborasi pembelajaran yang inovatif,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Wawali memberikan pesan dan motivasi khusus kepada para pelajar yang hadir. “Kepada para siswa-siswi SMP Lokon St. Nikolaus Tomohon, manfaatkanlah kesempatan berharga ini dengan sebaik-baiknya. Tunjukkan semangat kebersamaan, rasa ingin tahu yang tinggi, dan keramahan khas masyarakat Kota Tomohon kepada para tamu kita dari Australia,” pesannya.

Kunjungan delegasi Australia ini diharapkan dapat memberikan inspirasi, membuka wawasan global, serta memperkuat diplomasi pendidikan antara Indonesia dan Australia di tingkat akar rumput, khususnya bagi para pendidik dan pelajar di Kota Tomohon. (*)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *