MANADO – Wakil Wali Kota Manado dr Richard Sualang mengatakan Bimbingan tekhnis (Bimtek) Asosiasi wakil kepala daerah (Aswakada) bukan hanya agenda seremonial tapi momentum untuk memperkuat peran wakil kepala daerah sebagai aktor strategis dalam pembangunan daerah dan bangsa.
Hal tersebut diungkapkan dr Richard Sualang didampingi istri tercinta dr Merry Sualang-Mawardi saat menghadiri pembukaan Bimtek dan Silaturahmi ASWAKADA 2026 di Hotel Golden Boutique Kemayoran Jakarta, Senin (27/04/26).
“Forum seperti ini menjadi ruang penting berbagi strategi serta menemukan solusi bersama untuk tantangan daerah,” tutur Sualang.
Diketahui, suasana pembukaan berlangsung hangat, penuh tawa, dan antusiasme dari para wakil kepala daerah yang datang dari berbagai kabupaten, kota, dan provinsi di seluruh Indonesia.
Kehadiran ratusan wakil kepala daerah ini menandai dimulainya rangkaian Bimtek yang mengusung penguatan jejaring serta kolaborasi nasional dengan tema yang menyentuh inti kebersamaan.
Tahun ini, ASWAKADA mengangkat tema besar yaitu Mempererat Silaturrahmi, Menguatkan Sinergi Wakil Kepala Daerah untuk Indonesia yang Harmoni dan Berkemajuan.”
Tema ini menjadi kunci pembukaan Bimtek, menegaskan bahwa tantangan pembangunan hari ini tak bisa ditangani sendiri-sendiri, melainkan lewat sinergi dan komunikasi antardaerah.
Ketua Umum ASWAKADA, Armuji, menegaskan pentingnya forum silaturahmi seperti ini.
“Dengan berkumpul bersama, kita bisa saling bertukar informasi tentang kondisi daerah masing-masing. Jika dilakukan perorangan, tentu jangkauannya terbatas.
Tapi melalui forum seperti malam ini, manfaatnya jauh lebih besar. Kita memahami tantangan daerah lain dan memperkuat kerja sama antarsesama wakil kepala daerah di seluruh Indonesia,” kata Armuji.
Armuji menegaskan bahwa ASWAKADA hadir bukan sekadar sebagai organisasi, melainkan ruang untuk membangun kedekatan dan saling belajar.
Kegiatan ini mendapat dukungan juga datang dari pemerintah pusat. Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Akmal Malik, memberikan apresiasi terhadap tata kelola internal ASWAKADA, terutama dalam proses rekrutmen kepengurusan.
“Saya bangga dengan sistem rekrutmen kepengurusannya. Proses pemilihan berjalan sangat mulus. Untuk itu saya ucapkan terima kasih,” ujarnya. (*)
