MANADO – Wali Kota Manado, Andrei Angouw, didampingi Sekretaris Kota (Sekot) dr. Steaven Dandel, M.Ph., kembali menggelar rapat teknis evaluasi kebersihan dengan pihak kecamatan. Pada pagi ini, Kamis (23/7/2026), fokus pembahasan tertuju pada kinerja Kecamatan Mapanget dan Kecamatan Malalayang.
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota tersebut dihadiri oleh Camat Mapanget, Deasy Kalalo, dan Camat Malalayang, Yusuf Kopitoy, beserta jajaran struktural kedua kecamatan. Ini merupakan lanjutan dari serangkaian rapat teknis yang telah dilakukan sebelumnya dengan kecamatan-kecamatan lain di Kota Manado.
Wali Kota dan Sekot mengupas tuntas berbagai persoalan terkait kebersihan dan penanganan sampah di setiap kelurahan, termasuk memantau jalur-jalur pengangkutan sampah di tingkat lingkungan.
Tidak hanya melihat data agregat, pimpinan daerah ini melakukan analisis mendalam terhadap aset dan sumber daya manusia yang terlibat.
Jumlah truk sampah, motor sampah, petugas penyapu jalan, hingga petugas pembersih gorong-gorong menjadi bahan kajian utama. Secara khusus, Wali Kota meminta data rinci mengenai kondisi fisik, usia, kinerja, serta jangkauan wilayah kerja setiap petugas penyapu jalan.
“Bagi saya, kondisi riil di lapangan memang perlu dilihat secara detail agar kita dapat mendiagnosis masalah dengan tepat. Kita tidak bisa hanya melihat angka, tetapi juga kualitas kerja individu,” ujar Wali Kota Andrei Angouw.
Tujuan dari pembongkaran data sedetail ini adalah untuk memastikan Kota Manado tetap bersih dan nyaman. Dengan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kebersihan secara teliti mulai dari ketersediaan armada hingga kondisi kesehatan petugas. Pemerintah Kota berharap dapat meminimalisir permasalahan sampah di lapangan.
Wali Kota menekankan bahwa evaluasi ini bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk menemukan solusi terbaik agar sistem pengelolaan sampah berjalan lebih efisien dan efektif. Dengan mengetahui kendala nyata yang dihadapi oleh petugas di garis depan, kebijakan perbaikan infrastruktur atau penambahan sumber daya dapat direncanakan dengan lebih tepat sasaran.
Kedua camat diharapkan segera menindaklanjuti hasil evaluasi ini untuk meningkatkan standar kebersihan di wilayah masing-masing, demi mewujudkan visi Manado sebagai kota yang bersih, sehat, dan layak huni. (*)
