Reses di Pakowa–Aspol, Amir Liputo Serap Aspirasi Korban Kebakaran dan Salurkan Bantuan

Deprov Sulut557 Dilihat

Katabrita – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hi. Amir Liputo, S.H., menyerap langsung aspirasi warga terdampak kebakaran kawasan Pakowa–Aspol, Kota Manado.

Aspirasi tersebut dihimpun dalam pelaksanaan Reses II Masa Persidangan Tahun 2026 yang digelar di Serambi Masjid Al Amin, Kelurahan Wanea, Selasa (4/8) 2026.

Kegiatan yang diawali dengan Sholat Dzuhur berjamaah itu dihadiri sekitar 100 peserta. Mereka terdiri dari pemerintah kelurahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, tokoh perempuan, tokoh pemuda, hingga warga yang terdampak kebakaran pada 28 Juli 2026.

Dalam dialog bersama masyarakat, sejumlah kebutuhan mendesak disampaikan kepada Amir Liputo. Di antaranya bantuan kompor gas bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal, percepatan pengurusan kembali dokumen penting yang ikut terbakar, serta bantuan bahan bangunan bagi warga yang memiliki lahan dan berencana membangun kembali rumah mereka.

Warga yang masih mengungsi juga menyampaikan kebutuhan perlengkapan memasak, seperti tabung LPG, regulator, dan peralatan dapur.

Amir Liputo mengatakan, reses bukan sekadar agenda untuk menampung aspirasi masyarakat, tetapi menjadi kesempatan bagi anggota DPRD untuk melihat langsung kondisi warga dan memperjuangkan kebutuhan mereka.

Selain berdialog dengan warga, Amir Liputo juga menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa kebutuhan pokok kepada masyarakat terdampak kebakaran.

“Musibah ini menjadi keprihatinan kita bersama. Kehadiran kami melalui reses bukan hanya untuk mendengar aspirasi, tetapi juga memastikan pemerintah hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat yang terdampak,” ujar Amir.

Ia menegaskan, berbagai aspirasi yang disampaikan warga akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kota Manado, serta instansi terkait.

Menurutnya, koordinasi tersebut penting agar kebutuhan masyarakat dalam masa pemulihan dapat ditangani secara cepat dan tepat, terutama bagi warga yang kehilangan tempat tinggal maupun dokumen penting akibat kebakaran.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat akan kami perjuangkan dan koordinasikan dengan pihak-pihak terkait,” katanya.

Melalui reses tersebut, Amir berharap proses pemulihan warga terdampak kebakaran dapat berjalan lebih cepat. Ia juga mendorong agar sinergi antara DPRD, pemerintah daerah dan masyarakat terus diperkuat dalam penanganan pascabencana.

Bagi warga terdampak, bantuan dan penyerapan aspirasi tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya meringankan beban sekaligus membantu mereka kembali menjalani kehidupan setelah musibah kebakaran.

(*/in)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *