Katabrita – Kebutuhan peningkatan sarana dan akses pendidikan menjadi perhatian dalam kegiatan reses Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Dra. Vonny J. Paat, di SMK Negeri 1 Tondano, Kelurahan Kembuan, Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa, Senin (3/8) 2026.
Dalam kegiatan Reses Masa Persidangan tersebut, sekitar 200 peserta yang terdiri dari kepala sekolah, guru, tenaga pendidik hingga siswa-siswi SMK Negeri 1 Tondano turut menyampaikan berbagai aspirasi terkait kebutuhan dunia pendidikan.
Dialog berlangsung terbuka dan penuh keakraban. Berbagai persoalan yang dihadapi sekolah dan peserta didik disampaikan secara langsung kepada Vonny J. Paat untuk selanjutnya diperjuangkan melalui DPRD Provinsi Sulawesi Utara.
Salah satu kebutuhan yang menjadi perhatian yakni renovasi ruang kelas dan bangunan sekolah yang telah berusia tua. Pihak sekolah berharap dukungan pemerintah dapat diberikan agar fasilitas belajar mengajar lebih aman, layak dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Selain persoalan infrastruktur sekolah, peserta juga menyampaikan kebutuhan bantuan seragam sekolah dan alat tulis, khususnya bagi siswa yang membutuhkan.
Aspirasi lainnya yakni penyediaan beasiswa bagi siswa dari keluarga kurang mampu serta dukungan transportasi berupa bus sekolah. Bantuan tersebut dinilai penting untuk mendukung keberlangsungan pendidikan sekaligus mempermudah akses siswa menuju sekolah.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Vonny J. Paat mengatakan bahwa reses merupakan kesempatan bagi anggota DPRD untuk mendengar secara langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat, termasuk persoalan yang dihadapi dunia pendidikan.
Ia mengapresiasi keterbukaan pihak sekolah, guru, tenaga pendidik dan siswa dalam menyampaikan berbagai masukan secara konstruktif.
Seluruh aspirasi yang disampaikan, kata dia, akan dicatat dan dikaji untuk selanjutnya diperjuangkan sesuai kewenangan pemerintah dan mekanisme yang berlaku di DPRD Provinsi Sulawesi Utara.
Vonny menegaskan, peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, sekolah, tenaga pendidik hingga masyarakat.
Melalui kegiatan reses tersebut, diharapkan sinergi antara DPRD, pemerintah daerah dan dunia pendidikan semakin kuat sehingga kebutuhan sarana prasarana, dukungan bagi siswa kurang mampu serta akses transportasi pendidikan dapat memperoleh perhatian dalam kebijakan pembangunan.
Upaya tersebut diharapkan turut mendukung terciptanya layanan pendidikan yang lebih berkualitas dan merata, sekaligus mempersiapkan generasi muda Sulawesi Utara yang unggul dan berdaya saing.
(*/in)
