ATM Emas Mulai Beroperasi di Manado, Nasabah Pegadaian Makin Mudah Ambil Emas

Ekonomi, Ekonomi3 Dilihat

Katabrita – Nasabah PT Pegadaian di Manado kini semakin mudah mengambil emas fisik melalui layanan ATM Emas yang hadir di Kantor Cabang Manado Utara, Pinaesaan, Kecamatan Wenang, Selasa (13/10) 2026. Layanan ini memungkinkan nasabah mengambil emas mulai dari ukuran 1 gram hingga 100 gram.

Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil V Suluttenggomalut Papua, Maksum, mengatakan kehadiran ATM Emas merupakan bagian dari upaya perusahaan memperluas akses layanan investasi emas kepada masyarakat.

Peluncuran layanan tersebut bertepatan dengan peringatan satu tahun aplikasi Tring! by Pegadaian atau 1st Tring!versary. Super App Tring! sendiri diluncurkan pada 8 Oktober 2025.

“Meskipun baru setahun, tapi Tabungan Emas sudah digunakan oleh masyarakat Indonesia kurang lebih 7,5 juta pengguna,” kata Maksum saat peresmian ATM Emas di Kantor Cabang Pegadaian Manado Utara.

Dalam peresmian tersebut, Maksum didampingi Deputi Operasional Andy Novriza, Deputi Bisnis Area Manado 1 Andi VB Permana, dan Deputi Bisnis Area Manado 2 Ireyne Ritta Kawulusan.

Turut hadir Kepala Audit Intern Muhammad Agus Anugraha, perwakilan Divisi Bullion Zahid Fazal Khan, serta BM BRINKS Manado Ugih Andi Sugiharto.

Maksum menjelaskan, kehadiran ATM Emas merupakan salah satu langkah Pegadaian dalam memperkuat komitmen sebagai pelopor layanan Bank Emas, sekaligus menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih praktis sesuai kebutuhan masyarakat di era digital.

“Kami terus berupaya menghadirkan layanan investasi emas yang mudah, aman, dan terpercaya. Sekaligus memberikan pengalaman transaksi yang semakin praktis dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di era digital saat ini,” ujarnya.

Menurut Maksum, nasabah yang telah memiliki saldo Tabungan Emas dapat memanfaatkan ATM Emas untuk memperoleh emas fisik melalui proses yang lebih praktis.

“Tidak perlu lagi repot-repot lagi. Cukup datang ke sini, begitu di-scan barcode-nya, keluarlah emasnya, mulai dari ukuran 1 gram hingga 100 gram,” jelasnya.

Ia memaparkan sejumlah keunggulan ATM Emas Pegadaian. Pertama, aksesibilitas yang lebih fleksibel bagi masyarakat, termasuk kalangan urban, milenial, hingga Gen Z, tanpa terikat jam operasional layanan konvensional.

Kedua, layanan ini menawarkan pengalaman transaksi yang lebih cepat karena memungkinkan nasabah mengubah saldo emas digital menjadi emas fisik secara langsung dan aman.

“Jadi tidak perlu lagi takut-takut untuk mengambil emas jika akan datang ke Pegadaian,” katanya.

Keunggulan ketiga adalah jaminan kualitas dan legalitas. Emas batangan yang tersedia di ATM Emas merupakan produk Galeri 24 yang telah tersertifikasi, sehingga nasabah tidak perlu meragukan keasliannya.

Keempat, layanan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat lebih aktif berinvestasi melalui layanan bullion, bukan sekadar menyimpan emas secara pasif, tetapi menjadikannya bagian dari investasi yang produktif.

Maksum menambahkan, Pegadaian terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mendorong inklusi keuangan di Indonesia, khususnya di Sulawesi Utara dan wilayah sekitarnya.

Dengan hadirnya ATM Emas di Manado, layanan ini diharapkan dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh masyarakat Kota Manado, tetapi juga nasabah dari berbagai daerah di Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku hingga Papua.

“Ke depan, ATM ini akan dihadirkan di outlet Pegadaian di kota-kota wilayah layanan kami,” tutup Maksum.

(*/in)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *