Katabrita – Bank Indonesia (BI) Sulawesi Utara mempertemukan ekonom dan pelaku usaha dalam kegiatan Bincang Ekonomi: Outlook Ekonomi dan Prospek Dunia Usaha Sulawesi Utara, Rabu (16/9) 2026.
Kegiatan yang mengangkat tema “Bersama Mengubah Tantangan Menjadi Peluang” ini menghadirkan Chief Economist of BCA Group David E. Sumual dan pengusaha sekaligus Menteri BUMN periode 2011–2014, Dahlan Iskan.
Kepala Perwakilan BI Sulawesi Utara Joko Supratikto mengatakan, forum ini menjadi ruang untuk melihat perkembangan ekonomi sekaligus membahas peluang dan tantangan yang dihadapi dunia usaha ke depan.
“Harapannya forum ini tidak berhenti pada sekadar pertukaran informasi, tetapi juga melahirkan optimisme, kolaborasi, dan aksi riil untuk memperkuat perekonomian Sulawesi Utara,” kata Joko.
Ia mengatakan, ekonomi Sulawesi Utara masih menunjukkan ketahanan di tengah dinamika ekonomi global dan domestik. Pada triwulan II 2026, ekonomi Sulut tumbuh 5,42 persen secara tahunan.
Pertumbuhan tersebut masih ditopang sejumlah sektor utama, seperti pertanian, perdagangan, industri pengolahan, transportasi dan konstruksi.
Namun, menurut Joko, pertumbuhan ekonomi perlu terus diperkuat agar tidak hanya bertahan dalam jangka pendek. Sulut perlu mendorong produktivitas dan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah, sekaligus memperluas akses pasar dan pembiayaan bagi dunia usaha.
Dalam kegiatan tersebut, David E. Sumual akan membahas outlook perekonomian Indonesia 2026–2027, termasuk peluang dan risiko bagi dunia usaha, khususnya di Kawasan Timur Indonesia.
Sementara Dahlan Iskan akan membagikan perspektif dari sisi pelaku usaha mengenai bagaimana menghadapi transformasi ekonomi dan menangkap peluang di tengah perubahan yang semakin cepat.
Joko berharap forum tersebut dapat mendorong pelaku usaha dan pemangku kepentingan di daerah untuk tidak hanya melihat tantangan sebagai hambatan, tetapi juga sebagai ruang untuk menciptakan peluang baru.
“Memanfaatkan forum ini sebagai ruang untuk bertukar pandangan, bertukar pikiran, memperkuat kolaborasi, dan melahirkan langkah-langkah konkret bagi pengembangan daya saing serta perekonomian di Sulawesi Utara,” ujarnya.
(*/in)
