Katabrita – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara (KPw BI Sulut) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan literasi, dengan menjadikan mahasiswa sebagai salah satu target utama.
Hal ini disampaikan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Renold Asri, dalam kegiatan Bedah Buku MANGUNI Volume 5 yang digelar oleh Perpustakaan Wale Sitaro dalam rangka memperingati World Book Day 2026.
Menurut Renold, literasi memiliki peran strategis tidak hanya dalam meningkatkan pengetahuan, tetapi juga sebagai fondasi dalam membentuk pola pikir masyarakat yang adaptif, kritis, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
“Literasi menjadi jembatan penghubung antar individu dan komunitas, sekaligus kunci dalam membangun masyarakat yang lebih tangguh dan berdaya saing,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penguatan literasi yang dilakukan Bank Indonesia juga sejalan dengan upaya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap kebanksentralan, termasuk sistem pembayaran, pelindungan konsumen, serta kampanye Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah.
Melalui pendekatan edukatif yang menyasar generasi muda, khususnya mahasiswa, Bank Indonesia berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman yang baik terhadap aspek ekonomi dan keuangan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif berkelanjutan Bank Indonesia bersama mitra strategis dalam memperluas literasi di daerah. Dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Utara, program ini diharapkan mampu mendorong terciptanya generasi muda yang lebih siap menghadapi dinamika ekonomi di era global.
Selain itu, sinergi antara Bank Indonesia, perguruan tinggi, dan komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI) dinilai menjadi langkah konkret dalam memperkuat ekosistem literasi yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Utara.
(*/in)
