Katabrita – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara (KPw BI Sulut) terus menggaungkan program Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah kepada generasi muda sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi keuangan di daerah.
Sosialisasi ini disampaikan dalam rangkaian kegiatan Bedah Buku MANGUNI Volume 5 yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Wale Sitaro dalam momentum World Book Day 2026, dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Utara.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Renold Asri, menyampaikan bahwa pemahaman terhadap Rupiah menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap peran mata uang sebagai simbol kedaulatan negara.
“Melalui program CBP Rupiah, kami ingin mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mencintai Rupiah, bangga menggunakannya, serta memahami peran dan fungsinya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menjelaskan, edukasi CBP Rupiah tidak hanya sebatas mengenal fisik uang, tetapi juga mencakup pemahaman mengenai cara merawat uang, mengenali ciri keaslian Rupiah, hingga pentingnya menggunakan Rupiah dalam setiap transaksi di dalam negeri.
Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan edukasi kebanksentralan lainnya, seperti sistem pembayaran dan pelindungan konsumen, yang bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan mahasiswa di tengah pesatnya perkembangan transaksi digital.
Melalui pendekatan yang menyasar kalangan mahasiswa, Bank Indonesia berharap pesan CBP Rupiah dapat tersampaikan secara lebih efektif dan berkelanjutan, sehingga generasi muda tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga agen edukasi di lingkungan sekitarnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Bank Indonesia dalam membangun masyarakat yang sadar, peduli, dan paham terhadap Rupiah sebagai identitas bangsa sekaligus alat transaksi yang sah di Indonesia.
(*/in)
