Katabrita – Program Direct Call Pelabuhan Bitung dinilai menjadi salah satu faktor pendukung peningkatan daya saing investasi di Sulawesi Utara.
Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Bea Cukai Bitung, Didit Prayudi Sidharta, dalam Dedicated Team Meeting (DTM) Regional Investor Relations Unit (RIRU) Sulut Tahun 2026.
Menurut Didit, program Direct Call bertujuan memperkuat posisi Pelabuhan Bitung sebagai hub internasional di kawasan Indonesia Timur sekaligus mempercepat konektivitas logistik menuju kawasan Asia Pasifik dan Tiongkok.
Melalui layanan tersebut, waktu distribusi barang yang sebelumnya memerlukan satu hingga dua bulan kini dapat dipangkas menjadi sekitar lima hingga delapan hari.
Selain mempercepat pengiriman, Direct Call juga berkontribusi dalam menekan biaya logistik sehingga meningkatkan daya saing produk ekspor dari Sulawesi Utara.
“Hingga saat ini program Direct Call telah terlaksana sebanyak tiga kali dan direncanakan terus berlanjut secara berkesinambungan,” ujarnya.
Keberadaan jalur pelayaran langsung tersebut diharapkan mampu menarik minat investor untuk menanamkan modal di Sulawesi Utara karena didukung akses logistik yang lebih cepat dan efisien.
Pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan pun terus memperkuat kolaborasi agar Pelabuhan Bitung dapat berkembang sebagai gerbang perdagangan internasional di kawasan timur Indonesia.
(*/in)
