Efisiensi dan Transformasi Keuangan Perkuat Kinerja PLN

Ekonomi, Ekonomi570 Dilihat

Katabrita — PT PLN (Persero) terus memperkuat fundamental bisnis melalui strategi efisiensi dan transformasi keuangan yang konsisten. Langkah ini terbukti menjaga kinerja keuangan tetap sehat di tengah dinamika global sepanjang 2024.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengungkapkan perusahaan berhasil menekan beban operasional tanpa mengurangi kualitas layanan. “Kami menerapkan efisiensi menyeluruh melalui digitalisasi sistem, penguatan struktur keuangan, dan inovasi layanan pelanggan. Hasilnya, produktivitas meningkat sekaligus menjaga daya saing,” jelasnya.

Sejumlah indikator keuangan PLN menunjukkan perbaikan, di antaranya Debt to Equity Ratio (DER) yang membaik menjadi 38,02% serta Consolidated Interest Coverage Ratio (CICR) yang naik menjadi 3,71 kali. Hal ini mencerminkan kemampuan perusahaan dalam mengelola utang sekaligus meningkatkan kapasitas pembiayaan.

Untuk memperkuat sistem keuangan, PLN meluncurkan program Cash War Room (CWR) yang mengintegrasikan pengelolaan anggaran, likuiditas, manajemen utang, hingga valuasi aset. Selain itu, sejumlah inisiatif strategis seperti spend control tower, centralized planning, dan centralized payment turut mendukung efisiensi di seluruh lini bisnis.

“Melalui sistem centralized payment, kami bisa mempercepat proses pembayaran bahkan sebelum jatuh tempo. Ini berdampak langsung pada kesehatan finansial sekaligus meningkatkan kepercayaan mitra dan investor,” tambah Darmawan.

Dengan fondasi keuangan yang semakin kokoh, PLN optimistis dapat terus melanjutkan transformasi menuju perusahaan energi kelas dunia yang tangguh dan berdaya saing global.

 

 

(*/in)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP