Katabrita — Jarak tempuh hingga 12 jam perjalanan laut dari Kota Manado tidak menyurutkan langkah PLN untuk melistriki Pulau Lipang dan Pulau Laotongan di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Dengan kondisi geografis yang menantang, PLN menghadirkan solusi energi terbarukan melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sekaligus jaringan distribusi listrik yang andal.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Suluttenggo, Usman Bangun, menjelaskan bahwa untuk memastikan listrik dapat menjangkau seluruh rumah tangga, PLN membangun infrastruktur pendukung berupa jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 1,62 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 2,32 kms, serta tiga trafo distribusi dengan total kapasitas 150 kilovolt ampere (kVA).
“Selain membangun PLTS, kami juga menyiapkan jaringan distribusi agar suplai listrik ke masyarakat tetap andal. Kami percaya bahwa listrik adalah fondasi utama kemajuan, baik untuk pendidikan, kesehatan, maupun peningkatan ekonomi masyarakat,” ungkap Usman.
Pembangunan infrastruktur listrik di dua pulau ini tidak hanya mengatasi keterbatasan geografis, tetapi juga memastikan warga yang tinggal di wilayah perbatasan Indonesia-Filipina dapat merasakan keadilan energi sebagaimana masyarakat di wilayah lain.
(*/in)







