Katabrita – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) menggelar Financial Expo (FinEXPO) Sulawesi Utara 2025 sebagai puncak perayaan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) di Atrium Megamall Manado, Jumat (25/10) 2025. Kegiatan ini menjadi ajang sinergi antara OJK, Bank Indonesia, dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Sulut untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.
FinEXPO menghadirkan 25 booth pameran dari berbagai sektor industri jasa keuangan, mulai dari perbankan, perusahaan pembiayaan, pasar modal, asuransi, hingga pergadaian. Bank Indonesia juga turut berpartisipasi dengan menampilkan edukasi interaktif seputar digitalisasi sistem pembayaran dan cinta rupiah.
Kepala OJK SulutGo, Robert Sianipar, mengatakan FinEXPO bukan hanya ajang pameran, tetapi juga simbol nyata kolaborasi lintas sektor dalam mendorong inklusi keuangan di Sulawesi Utara.
“FinEXPO adalah ruang interaksi, edukasi, dan kolaborasi. Melalui kegiatan ini, masyarakat bisa mengenal lebih dekat produk keuangan formal yang aman, terjangkau, dan sesuai kebutuhan,” ujar Robert.
Ia menjelaskan, FinEXPO menjadi bagian dari rangkaian panjang kegiatan BIK 2025 yang telah berlangsung sejak September, dengan 90 kegiatan dan melibatkan 8.598 peserta. Hasilnya, tercatat pembukaan 2.362 rekening tabungan, 196 rekening efek, serta 584 kredit atau pembiayaan baru dengan total nilai Rp74,72 juta.
Menurut Robert, kehadiran FinEXPO juga memperkuat semangat inklusi keuangan di daerah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan akses pembiayaan bagi UMKM dan masyarakat produktif.
“Kami ingin memastikan masyarakat Sulut memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses layanan keuangan yang mendukung kesejahteraan,” katanya.
Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Sulawesi Utara, Christian Talumepa, yang hadir mewakili Gubernur Yulius Selvanus, menyampaikan apresiasi kepada OJK atas konsistensinya menjadi mitra pemerintah daerah dalam memperkuat perekonomian.
“Pemerintah Provinsi memberikan apresiasi kepada OJK yang selalu menjadi mitra strategis. Melalui kegiatan seperti FinEXPO dan BIK, OJK berperan nyata dalam menggerakkan ekonomi di Sulawesi Utara,” ujar Talumepa.
Ia menambahkan, sinergi seperti yang terwujud di FinEXPO menjadi langkah konkret dalam memperkuat sektor keuangan daerah dan memperluas jangkauan layanan formal bagi masyarakat.
Kegiatan FinEXPO sekaligus menegaskan komitmen OJK dan seluruh lembaga jasa keuangan dalam mewujudkan target inklusi keuangan nasional sebesar 91 persen pada tahun 2025, sejalan dengan arah pembangunan ekonomi inklusif yang dicanangkan pemerintah.
(*/in)







