PGE Lahendong dan UGM Panen Padi Superwin dengan Booster Silika Katrili di Tomohon

Ekonomi, Ekonomi1192 Dilihat

Katabrita – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) Area Lahendong bekerja sama dengan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan Kelurahan Tondangow menggelar panen padi varietas Superwin yang menggunakan Booster Silika Katrili.

Kegiatan panen yang berlangsung di Kelurahan Tondangow, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Kamis (18/9/2025), turut dihadiri oleh Asisten I Pemkot Tomohon Drs. O.D.S. Mandagi, Pjs. General Manager PGE Area Lahendong Budi Wigiarto, perwakilan Polres Minahasa AKBP Steven Simbar, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tomohon, Camat Tomohon Selatan, Lurah Tondangow, serta kelompok tani setempat.

Pemanfaatan Booster Silika Katrili ini sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat Tomohon mengenai potensi material ikutan dari proses panas bumi (geothermal), yakni silika, yang dapat memberi manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari, termasuk sektor agroindustri.

Pjs. General Manager PGE Area Lahendong, Budi Wigiarto, menegaskan bahwa demplot padi dengan Booster Silika Katrili menjadi bukti nyata pemanfaatan produk samping panas bumi selain listrik. Hal ini sejalan dengan julukan PGE Area Lahendong sebagai “The Home of Geothermal Beyond Energy.”

“Alhamdulillah, hari ini kita berhasil membuktikan bahwa silika dari air panas bumi sangat bermanfaat bagi petani sebagai pengganti penguat tanaman. Kami yakin PGE Area Lahendong dapat berkontribusi tidak hanya pada swasembada energi, tetapi juga mendukung swasembada pangan melalui pendamping booster di sektor pertanian,” ujar Budi.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Perekonomian Pemkot Tomohon, Drs. O.D.S. Mandagi, juga menekankan pentingnya sinergi dunia usaha dalam memperkuat ketahanan pangan. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif PGE yang membantu petani lewat Booster Katrili. Semoga kolaborasi seperti ini terus berlanjut secara konsisten, sehingga manfaatnya semakin besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Lurah Tondangow, Sweetly Posuma, yang juga menjadi penggerak program kampung pangan di wilayahnya. Ia menilai kerja sama ini sangat membantu para petani. “Ya, saya deng petani semua di sini sangat ingin Booster Katrili ini terus dikembangkan karena selain lebih ekonomis, hasil pertumbuhan dan panennya juga lebih baik,” ungkap Sweetly.

Kapolres Tomohon, AKBP Nur Kholis, S.I.K., berharap inovasi Booster Katrili dapat berkembang menjadi produk unggulan daerah, bahkan dimanfaatkan secara nasional. “Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan selamat atas terobosan ini. Semoga Booster Katrili menjadi solusi keterbatasan akses dan ketersediaan booster bagi petani, sekaligus menjadi produk unggulan dari Tomohon,” katanya.

 

 

(*/in)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP