Katabrita – PT PLN (Persero) menegaskan dukungan terhadap industri dalam negeri melalui penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam pembangunan infrastruktur kelistrikan di Morowali, Sulawesi Tengah.
Pada proyek Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Kolonedale–Bungku dan Gardu Induk (GI) 150 kV Bungku, TKDN yang dicapai mencapai 69,94 persen untuk gardu induk dan 62,5 persen untuk saluran transmisi.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman Bangun, menegaskan bahwa pencapaian ini membuktikan komitmen PLN dalam memberdayakan produk anak bangsa.
“Kami berupaya agar setiap pembangunan infrastruktur listrik tidak hanya bermanfaat untuk masyarakat, tetapi juga menggerakkan industri dalam negeri. Tingginya TKDN di proyek ini menjadi bukti nyata keberpihakan PLN kepada produk lokal,” ujarnya.
Penggunaan produk dalam negeri pada proyek strategis kelistrikan ini tidak hanya menekan ketergantungan impor, tetapi juga membuka peluang bagi industri nasional untuk terus berkembang. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan penggunaan produk dalam negeri di berbagai sektor pembangunan.
PLN berkomitmen untuk melanjutkan langkah ini pada proyek-proyek berikutnya, guna memperkuat daya saing industri nasional sekaligus memastikan keberlanjutan pembangunan kelistrikan di Indonesia.
(*/in)







