Katabrita – PT PLN (Persero) terus memperkuat perannya dalam mendukung transisi energi menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan. Hal ini diwujudkan dengan beroperasinya Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Kolonedale–Bungku dan Gardu Induk (GI) 150 kV Bungku di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Dengan adanya jaringan transmisi baru ini, PLN dapat mengurangi ketergantungan pada pembangkit diesel yang boros dan menghasilkan emisi tinggi. Sebagai gantinya, sistem kelistrikan Morowali kini siap menyalurkan energi yang lebih efisien sekaligus membuka peluang integrasi energi baru terbarukan (EBT) di masa mendatang.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman Bangun, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk mendukung agenda nasional Net Zero Emissions (NZE).
“Melalui transmisi dan gardu induk ini, PLN tidak hanya menghadirkan listrik yang andal, tetapi juga lebih bersih dan ramah lingkungan. Ini adalah langkah nyata kami dalam mendukung transisi energi di Indonesia,” ujar Usman.
PLN berharap, hadirnya listrik bersih dan stabil di Morowali dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, mendukung sektor industri, serta memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
(*/in)







