PLN Suluttenggo Targetkan Elektrifikasi 52 Lokasi, Hadapi Tantangan Medan hingga Kawasan Konservasi

Ekonomi, Ekonomi999 Dilihat

Katabrita – PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) terus mempercepat pemerataan akses listrik di wilayah kerjanya.

Tahun ini, PLN menargetkan pembangunan jaringan listrik di 52 lokasi yang sebagian besar berada di daerah terpencil dan sulit dijangkau.

General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, mengatakan upaya menghadirkan listrik hingga ke pelosok masih menghadapi berbagai tantangan, baik dari kondisi geografis maupun aspek perizinan.

Menurutnya, banyak lokasi pembangunan berada di daerah pegunungan dengan medan yang sangat terjal sehingga menyulitkan proses pengangkutan material dan pembangunan jaringan.

“Beberapa lokasi memiliki akses yang sangat sulit. Kemiringan medannya cukup ekstrem sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan,” kata Usman saat Media Gathering, Selasa (30/6) 2026.

Selain medan yang berat, PLN juga menghadapi kendala karena sebagian titik pembangunan berada di kawasan konservasi, hutan lindung, maupun hutan produksi. Kondisi tersebut membuat proses pembangunan harus melalui koordinasi dengan berbagai instansi terkait.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak-pihak yang berwenang agar pembangunan tetap berjalan sesuai aturan tanpa mengabaikan aspek pelestarian lingkungan,” ujarnya.

Usman menegaskan, PLN tidak hanya membangun jaringan listrik, tetapi juga berupaya memastikan masyarakat kurang mampu dapat menikmati layanan listrik melalui berbagai program bantuan.

Salah satunya adalah Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang bekerja sama dengan pemerintah untuk membantu biaya penyambungan listrik bagi masyarakat yang memenuhi syarat.

Selain itu, terdapat program Employee Light Up The Dream (ELTD), yakni inisiatif para pegawai PLN yang secara sukarela menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu penyambungan listrik bagi keluarga prasejahtera.

“Melalui program-program tersebut, kami ingin memastikan semakin banyak masyarakat yang bisa menikmati listrik tanpa terbebani biaya penyambungan,” jelasnya.

PLN juga mulai mengembangkan pemanfaatan energi baru terbarukan di sejumlah wilayah yang belum memungkinkan dijangkau jaringan listrik konvensional, salah satunya melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Usman berharap seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, masyarakat hingga media massa, dapat mendukung percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan agar target elektrifikasi tahun ini dapat tercapai.

“Kami berharap akses menuju lokasi pembangunan dapat didukung sehingga pekerjaan di lapangan berjalan lancar. Tujuan kami adalah memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati listrik yang andal dan berkelanjutan,” pungkasnya.

(*/in)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *