Katabrita – Rukun Pemuda Kristen Taraitak (RPKT) menjadi bukti nyata bahwa generasi muda mampu menjadi motor penggerak pertanian modern. Beranggotakan 106 anak muda berusia 17–30 tahun, mayoritas anggota RPKT kini aktif mengembangkan komoditas cabai merah keriting (CMK) di Desa Taraitak, Kabupaten Minahasa.
Kepala Perwakilan BI Sulut Joko Supratikto menyebut kiprah RPKT mencerminkan lahirnya petani milenial yang produktif dan berdaya saing. “Generasi muda adalah aktor penting dalam pertanian modern yang berbasis inovasi. Mereka memiliki semangat tinggi untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus menekan inflasi daerah,” ujarnya dalam panen cabai di Desa Taraitak, Senin (28/7) 2025.
Ketua RPKT, Ivan Welang, merupakan salah satu alumni program Petani Unggulan Sulut (PATUA) tahun 2021. Di bawah kepemimpinannya, RPKT konsisten menanam cabai di lahan luas melalui Kelompok Tani Palemboyan. Upaya ini mendapat dukungan dari BI Sulut berupa bantuan sarana produksi pertanian, mulai dari hand tractor, sprayer, bibit untuk empat hektare lahan, hingga pupuk dan pestisida.
Langkah ini bukan hanya mendukung pengendalian inflasi, tetapi juga menegaskan peran generasi muda dalam membangun pertanian berkelanjutan di Sulut.
(*/in)







