Peringatan HANTARU 2023 Kanwil ATR/BPN Sulut Penuh Keakraban

Ekonomi61 Dilihat

Katabrita – Suasana jelang peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) tahun 2023 di Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria dan Tata Ruang ATR/BPN Sulut penuh dengan keakraban.

Hantaru tahun 2023 yang diperingati pada 24 September ini digelar Kanwil ATR/BPN Sulut dengan berbagai kegiatan kebersamaan.

Peringatan Hantaru di Sulut sendiri sudah dimulai pada Kamis, 21 September 2023 dan puncaknya akan digelar pada Senin 25 September 2023.

Adapun kegiatan yang sudah digelar mulai hari Kamis (21/9) 2023 yakni, lomba Futsal, Bulu Tangkis, Tenis Meja dan E-sport hingga hari ini, yakni jalan sehat, Senam dan lomba memasak antar pejabat.

Dijelaskan Ketua Panitia Hantaru 2023 di Sulut, yang juga adalah Kepala Kantor ATR/BPN Kota Manado Alex Wowiling bahwa tahun 2023 ini waktunya menjalin keeakraban antara karyawan.

“Kegiatan Hantaru ini, kita berupaya menjalin keakraban antara karyawan dan karyawati di wilayah Kanwil ATR/BPN Se Sulut dengan menggelar berbagai lomba dan berolahraga bersama,” ujar Kepala Kantor ATR/BPN Kota Manado Alex Wowiling, usai senam pagi tadi Sabtu (23/9) 2023.

Dirinya juga menambahkan kalau puncak Hantaru ini akan diadakan pada Senin (25/9) 2023 dengan menggelar upacara.

Ketua Panitia Hantaru 2023 Kanwil ATR/BPN Sulut, Alex Wowiling saat memberikan keterangan kepada awak media.

“Perlu diinformasikan untuk Sulawesi Utara, kegiatan Hantaru ini, hari puncaknya pada hari Senin. Kita akan Upacara Bendera yang berada di tiga tempat antara lain Kanwil Sulut, Minahasa dan daerah Bolaangmongondow,” kata Wowiling.

Wowiling berharap di tiap tempat akan ada penyerahan Sertifikat tanah.

“Dan di tiap-tiap kantor itu diupayakan ada penyerahan sertifikat, apakah itu PTSL, BML, BMN, dan redistribusi,” harapnya.

Penyerahan serfikat tanah juga adalah upaya untuk merangsang masyarakat agar mau mengurus surat tanah di Kantor Pertanahan.

Menurut Wowiling, kesadaran warga untuk mengurus surat tanah masih rendah, terlihat dari capaian program PTSL yang masih rendah. Dari kuota 800 bidang tanah, baru sekitar 300 bidang yang dalam proses pengurusan sertifikat.

“Kekurangannya masih sekitar 60 persen. Untuk itu kami menghimbau kepada warga Manado untuk memanfaatkan program PTSL ini,” ungkap Wowiling.

Kata Wowiling, PTSL awalnya hanya dibuka di Kecamatan Mapanget dan Molas. Kini ia berencana membuka program ini di seluruh Kecamatan di Kota Manado. “Nanti kami akan berkoordinasi dengan pemerintah kota mengundang seluruh lurah dan camat untuk menyampaikan program PTSL,” pungkasnya.

Perlu diketahui selain kegiatan olahraga, menurut Wowiling, jajaran ATR/BPN Sulut juga melakukan kunjungan sosial ke sejumlah panti asuhan dan kunjungan ke para purnawirawan.

 

(Indah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *