Angelia Wenas Beri Masukan ke RSUD Noongan

Legislatif979 Dilihat

Katabrita – Anggota Panitia Khusus (Pansus) Pembahasan LKPJ Gubernur tahun 2024, Angelia Wenas, memberikan masukan kepada Rumah Sakit Umum Daerah Noongan.

Pasalnya, menurut Anggota DPRD Sulut, Angelia Wenas RS Noongan lambat dalam merespon penanganan untuk pasien rujukan melalui Sistem Rujukan Terintegrasi (SISRUTE).

Hal itu disampaikan Wenas saat rapat Panitia Khusus (Pansus) Pembahasan LKPJ Gubernur tahun 2024, Selasa (22/4) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sulut.

“Setiap rumah sakit yang menjadi rumah sakit rujukan dapat merespon cepat SISRUTE (Sistem Rujukan Terintegrasi). Diterima atau tidak harap direspon supaya pasien rumah sakit tidak menunggu lama,” kata dia beri masukan ke Kepala RS Noongan.

Dia bilang, banyak masyarakat yang menghubunginya.

“Napa kwa lama dorang mo respon. Jadi kalau tidak diterima cepat di respon dan kalau diterima juga cepat di respon supaya tidak menunggu lama,” katanya.

“Dan ini bukan hanya Rumah Sakit Noongan saja, tetapi juga berlaku bagi Rumah Sakit Rujukan lainnya,” sambungnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Noongan, dr Inggrit Giroth,M.Kes menanggapi kritikan bahkan masukan dari anggota pansus tersebut, menjelaskan pasien rujukan yang lama direspon adalah pasien TBC karena memerlukan ruang isolasi dan Ventilator. Selain itu kata Direktur, lamanya direspon karena masalah gangguan internet.

“Saya memonitor di Rumah Sakit Noongan, yang paling lambat di respons pasien dari Mitra maupun Boltim pasien TBC. Karena memerlukan ruang isolasi dan ventilator dan juga masalah internet,” tandasnya

 

(*/in)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *