Wawali Richard Sualang Apresiasi Aksi Donor Darah Pokja PWI Manado: “Setetes Darah Adalah Harapan Hidup”

Uncategorized1124 Dilihat

MANADO – Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan aksi donor darah massal yang digagas oleh Pokja Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Manado bekerja sama dengan Pemerintah Kota Manado.

Kegiatan yang berlangsung di Lantai 2 Kantor Pemkot Manado pada Senin (23/06/2026) ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-403 Kota Manado yang akan jatuh pada 12 Juli 2026 nanti.

Dalam kunjungannya, Wawali menilai kegiatan ini sebagai bentuk nyata kepedulian sosial yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat luas, khususnya pasien yang membutuhkan transfusi darah.

“Ini adalah kegiatan yang sangat baik dan menyentuh kebutuhan kemanusiaan. Manfaatnya dapat dirasakan banyak orang. Saya memberikan apresiasi kepada Pokja PWI Kota Manado yang telah mengambil peran aktif dalam aksi sosial seperti ini,” ujar Richard Sualang.

Aksi donor darah ini menargetkan pengumpulan 403 kantong darah, angka yang disesuaikan dengan usia kota yang genap memasuki tahun ke-403.

Menurut Wawali, mendonorkan darah bukan sekadar membantu sesama, tetapi juga sarana menebarkan kebaikan. Ia mengimbau warga Manado yang sehat dan memenuhi syarat untuk tidak ragu berpartisipasi.

“Setetes darah yang disumbangkan bisa menjadi harapan hidup bagi orang lain. Karena itu saya mengajak masyarakat yang sehat untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan seperti ini,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wawali juga menanyakan mekanisme pelayanan dan penyaluran darah kepada pasien di rumah sakit.

Menjawab pertanyaan tersebut, Koordinator Unit Donor Darah (UDD) PMI Sulawesi Utara, Julita Pinontoan, menjelaskan bahwa penyaluran dilakukan melalui kerja sama resmi atau Memorandum of Understanding (MoU) antara PMI dan rumah sakit.

Julita menegaskan bahwa pasien peserta BPJS tidak dikenakan biaya tambahan terkait pelayanan darah sesuai ketentuan yang berlaku. Lebih lanjut, ia memastikan bahwa apabila stok darah tersedia di PMI, keluarga pasien tidak perlu lagi mencari pendonor pengganti (replacement donor).

“Jika stok darah tersedia, pasien dapat langsung dilayani sesuai kebutuhan medis tanpa harus mencari orang untuk mendonorkan darah terlebih dahulu,” jelas Julita.

Richard Sualang berharap kegiatan donor darah yang diprakarsai Pokja PWI Kota Manado dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena memiliki dampak sosial yang sangat besar.

Sementara itu, Ketua Pokja PWI Kota Manado, Hut Kamrin, menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh Pemerintah Kota Manado. Menurutnya, semangat kolaborasi ini membuktikan bahwa kepedulian terhadap sesama adalah tanggung jawab bersama.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Manado, khususnya Bapak Wakil Wali Kota, yang terus memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Kami berharap target 403 kantong darah dapat tercapai dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” pungkas Hut Kamrin.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meriahkan HUT ke-403 Kota Manado, tetapi juga meninggalkan warisan kemanusiaan yang abadi bagi masyarakat Manado. (*)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *