Katabrita- Akibat Langkanya BBM jenis Solar, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT Pertamina.
Ketua Komisi II Sandra Rondonuwu meragukan akan penjelasan-penjelasan dari pihak Pertamina saat RDP.
“Utusan PT Pertamina yang hadir RDP tidak terbuka terkait kelangkaan BBM,” tegasnya.
Sandra Rondonuwu juga menyampaikan, perwakilan pihak PT Pertamina yang hadir RDP tidak bisa mengambil kebijakan.
“Hingga mereka agak sulit mengungkapkan fakta-fakta yang sesungguhnya kenapa terjadi kelangkaan BBM. Terkait persoalan ini, tetap akan kami kejar,”tegasnya.
Turut hadir dalam RDP ini, Wakil Ketua Komisi II Inggried Sondakh, anggota Jems Tuuk, Farry Liwe, dan Teddy Pontoh.
Selain PT Pertamina, Komisi II juga mengundang kepolisian dan Biro perekonomian Pemprov Sulut.
(*in)
