Katabrita – Sejumlah anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulawesi Utara memberikan apresiasi kepada Bank SulutGo (BSG) yang dinilai mampu menjaga stabilitas kinerja dan menjadi salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) paling sehat di Sulawesi Utara. Pujian tersebut disampaikan dalam rapat lanjutan pembahasan KUA–PPAS APBD 2026.
Anggota DPRD Sulut, Amir Liputo, menyebut BSG sebagai contoh BUMD yang memberi kontribusi nyata, terutama lewat setoran dividen yang konsisten setiap tahun.
“BSG ini satu-satunya BUMD yang terus memberikan dividen. Sementara yang lain bahkan membebani APBD. Ini patut diapresiasi,” ujar Amir.
Hal senada disampaikan Inggried Sondakh, yang memuji laporan dan stabilitas keuangan BSG. Menurutnya, kinerja tersebut menunjukkan bahwa bank daerah ini berada dalam kondisi sehat.
“BSG adalah bank yang sehat dan mampu menjaga stabilitas. Kinerjanya menunjukkan manajemen berjalan baik,” kata Inggried.
Apresiasi juga disampaikan Berty Kapoyos, yang mengaku bangga dengan kemudahan layanan BSG bagi masyarakat maupun instansi pemerintah.
“Sebagai masyarakat, kami merasakan manfaatnya. Kami bangga karena BSG selalu memberikan kemudahan,” ujar Kapoyos.
Meski memberikan apresiasi, DPRD tetap memberikan sejumlah catatan untuk peningkatan kinerja, termasuk penyaluran KUR yang lebih merata, inovasi produk baru, hingga pemerataan SDM di internal bank.
Direktur Utama BSG, Revino Pepah, menyampaikan terima kasih atas apresiasi DPRD dan menegaskan komitmen manajemen untuk terus menjaga stabilitas kinerja bank daerah.
“Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan DPRD. BSG akan terus menjaga stabilitas agar kontribusi kepada daerah bisa semakin besar,” kata Revino.
Dengan pertumbuhan laba 9,53 persen dan peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) hingga Rp19,4 triliun per Oktober 2025, DPRD menilai BSG berada di jalur yang tepat untuk terus menjadi BUMD terbaik dan penyumbang dividen terbesar bagi Pemprov Sulut.
(*/in)







