DPRD Sulut Terima Kunjungan DPRD Mitra untuk Konsultasi

Legislatif113 Dilihat

Katabrita – Kunjungan kerja (Kunker) DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) diterima DPRD Provinsi Sulawesi Utara pada Senin (24/6) 2024.

Adapun segenap Pimpinan dan Anggota DPRD Mitra diterima oleh Kasub Rumah Tangga DPRD Sulut Justman Entjaurau yang mewakili Sekretaris DPRD Sulut di Ruang KIAD DPRD Sulut.

Diterangkan Wakil Ketua DPRD Mitra Tonny Hendrik Lasut (THL) bahwa kunker yang dilakukan ini untuk mendapatkan informasi terkait Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Kepala Daerah Tahun 2023.

“Kami butuh konsultasi, masukan study banding dengan DPRD Kabupaten dan Kota maupun Provinsi,” katanya.

Dia menambahkan, untuk Laporan Pertanggungjawaban tahun 2023 di Kabupaten Mitra agak berbeda.

“Bedanya yakni ada beberapa kegiatan yang cukup besar, tapi tidak terealisasi itu sekitar 31 Miliar rupiah. Jadi kami butuh konsultasi untuk mengetahui perbandingan dasar-dasar apa yang akan bisa diberikan untuk LPJ, termasuk nanti kemungkinan besar akan ada penolakan oleh fraksi-fraksi dalam rapat paripurna,” ungkapnya.

“Ada beberapa proyek yang sudah ditanderkan tapi tidak dikerjakan. Akhirnya TGR dan mengembalikan uang 1,6 miliar rupiah,” tambah THL.

Jadi, kata dia, kemungkinan dalam Rapat Paripurna LPJ ini mereka akan lebih keras mengkritisi.

“Karena sangat disayangkan bila anggaran DAK dikembalikan. Kalau dikembalikan yang rugi masyarakat. Kita DPRD sudah menganggarkan, jadi nanti kita rugi karena ada sanksi jika DAK tidak terealisasikan, dan kemungkinan tidak akan dapat lagi anggaran untuk tahun 2025 dan 2026 tergantung pemerintah pusat, karena ini juga lumayan sekitar 80 Miliar miliar tahun berikut tidak dapat,” terang THL.

Dikatakannya, anggaran ini terjadi dimasa transisi pemerintahan, dimana tender di awal tahun 2023.

“Bapak Ronald Sorongan menggantikan Bapak James Sumendap pada 25 September 2023, tapi kan anggaran sampai 31 Desember 2023. Jadi ada dua Bupati,” kata THL.

Sementara itu Kasub Justman ikut membenarkan kalau kunker DPRD Mitra ini lebih fokus pada menanyakan LPJ Pemprov Sulut untuk jadi pembanding.

“Jadi kami mengatakan bahwa pekan lalu sudah membahasnya, dan hari ini sudah ada penandatanganan laporan LKPJ-nya,” ujarnya

 

(*Indah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *