oleh

Hak James Arthur Kojongian di DPRD Sulut telah Kembali

KataBrita – Hak James Arthur Kojongian (JAK) sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut telah kembali.

Hal ini diungkapkan Ketua DPRD Sulut, Fransiscus Andi Silangen dalam rapat Paripurna DPRD Sulut dalam rangka Penyampaian/Penjelasan Gubernur terhadap Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2021 serta Ranperda Prakarsa Gubernur tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir Sampah Regional sekaligus Pemandangan Umum Fraksi terhadap 2 (dua) Buah Ranperda tersebut, dan Penyampaian/Penjelasan DPRD terhadap Ranperda Prakarsa DPRD tentang Pengendalian Pohon Pada Ruang Bebas Jaringan Transmisi Tenaga Listrik di Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (28/06) 2022 diruang rapat paripurna DPRD Sulut.

Dikembalikannya Hak JAK ini ditegaskan lewat surat penjelasan dari Kemendagri yang sudah dilayangkan kepada Sekretariat DPRD Sulut pada tanggal 13 Mei 2022.

Badan Kehormatan (BK) kemudian memutuskan mengamankan surat kemendagri tersebut.

Dengan demikian, JAK akan kembali duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Sulut.

“Sesuai surat tembusan dari Kemendagri 13 Mei 2022 tentang penjelasan tindak lanjut atas usulan pemberhentian JAK sebagai Wakil Ketua DPRD Sulut, dimana poin ke 3 disampaikan bahwa selama belum ada keputusan pemberhentian JAK sebagai Wakil ketua dan anggota DPRD Sulut yang diterbitkan oleh pejabat berwenang, maka kedudukan hak protokoler dan hak keuangan bersangkutan tetap diberikan,” kata Ketua DPRD Sulut, Fransiscus Andi Silangen sebelum menutup rapat paripurna.

Sebelumnya diberitakan bahwa DPRD Sulut memutuskan pemberhentian kepada James Arthur Kojongian dari jabatannya sebagai wakil ketua  karena adanya hasil pemeriksaan dugaan pelanggaran sumpah/janji dan kode etik DPRD atas nama James Arthur Kojongian.

(indah)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *