Petani Keluhkan Harga Cengkih Makin Turun, Braien Waworuntu Minta Pemprov Cari Solusi

Legislatif809 Dilihat

Katabrita – Petani cengkih di daerah Sulawesi Utara mengeluhkan harga cengkih yang makin merosot.

Harga cengkih yang awalnya masih diatas 100ribu, kini makin turun menjadi 90ribuan.

Para petani menghawatirkan harga cengkih yang akan lebih turun lagi, untuk itu Pemerintah pun diminta untuk segera begerak untuk mencari solusi.

Salah satu petani cengkih asal Sonder, Minahasa mengungkapkan kekuatirannya akan permasalahan cengkih ini.

“Masyarakat sangat berharap kepada pemerintah agar segera mencari solusi cepat terkait permasalahan merosotnya harga cengkih. masyarakat yang kesehariannya bekerja sebagai petani cengkih sangat bergantung dari hasil panen,” kata Welly, Selasa (16/07) 2024).

Tak hanya itu, Dilansir dari RRI, Yusuf Salah seorang agen pembeli di Kiama, juga menyatakan keprihatinannya.

“Memang turun jauh harga cengkeh. Posisi tinggal 92 ribu per kilo, jatuh sadis depe harga cengkeh,” katanya.

Ia mengungkapkan penurunan harga ini disebabkan oleh beragam faktor, termasuk stok melimpah serta cuaca yang saat ini masih turun hujan. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi petani dan pengusaha cengkeh yang bergantung pada komoditas ini sebagai sumber penghasilan utama.

Yusuf turut prihatin dengan adanya penurunan yang terjadi.

“Kasiang katu para petani cingkeh harga jatuh bagini”ungkapnya dengan sedih.

Iapun berharap pemerintah dapat segera turun tangan untuk menstabilkan harga dan memberikan solusi agar industri cengkeh dapat kembali bangkit.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Sulut Braien Waworuntu mengatakan bahwa hal ini sudah sangat emergency, pemerintah harus segera berpijak mencari solusi.

“Kesejahteraan rakyat yang paling utama. Pemerintah harus secepatnya mencari cara mengembalikan harga cengkih agar kembali normal,” kata Pimpinan Komisi I DPRD Sulut.

Krisis harga cengkih ini, kata BW, menjadi tantangan besar bagi para petani di Sulut, terlebih di kabupaten Minahasa.

“Petani Cengkih sangat berharap ada langkah cepat dari Pemerintah Provinsi Sulut untuk menjaga stabilitas harga dan mendukung kesejahteraan petani,” Ucap BW.

Cengkih adalah penopang ekonomi di Sulawesi Utara maupun masyarakat di dalamnya. Pemprov wajib menjawab hal ini,” Tuturnya.

 

(**In)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP