MANADO – Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado, Andrei Angouw dan dr Richard Sualang kembali menunjukkan gebrakan inovatif.
Bersama Wakil Wali Kota, dr. Richard Sualang, Ia menghadiri ajang perdana The First Bapenda Awards 2025 yang digelar di Aula Serbaguna Pemkot Manado, Selasa (15/07/25) malam.
Mengusung tema “Kepatuhan dan Digitalisasi Pajak Daerah untuk Manado Maju dan Sejahtera,” acara ini menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kota kepada para mitra atau wajib pajak yang telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Manado.
“Saya apresiasi kepada Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jefry Mongding bersama jajaran, acara ini baru dibahas belum sebulan, tapi langsung bisa diwujudkan. Ini keren!” ujar Wali Kota Andrei Angouw saat menyampaikan sambutannya dan disambut tepuk tangan para undangan.
Wali Kota dia periode ini menegaskan pentingnya peran pajak dalam pembangunan kota.
Menurutnya, sekitar sepertiga dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Manado berasal dari pajak daerah.
“Bayar pajak itu bukan semata kewajiban, tapi kontribusi nyata untuk kota kita sendiri,” tegas Andrei.
Ia menjelaskan bahwa penerimaan pajak terbesar berasal dari sektor konsumsi, seperti restoran, hotel, dan transaksi jual beli properti.
Maka dari itu, Pemkot Manado terus mendorong pertumbuhan ekonomi agar omzet pelaku usaha meningkat—karena di situlah potensi pajak juga bertumbuh.
“Kalau pajak naik, infrastruktur bisa kita bangun lebih baik lagi—jalan, drainase, semua. Kalau infrastruktur bagus, investor datang, turis datang, dan usaha warga makin maju. Itu siklus yang harus dijaga bersama,” ungkapnya.
Yang menarik, dalam kesempatan ini, Wali Kota juga menyampaikan dukungan penuh terhadap digitalisasi sistem pajak yang kini mulai diterapkan.
“Digitalisasi pajak itu penting agar pelaku usaha bisa lebih update, transparan, dan nyaman. Kami ingin pastikan semua berjalan dengan perhitungan yang adil dan persaingan usaha tetap sehat,” katanya.
Wali Kota menutup sambutannya dengan ajakan yang sangat bermakna:
“Bayarlah pajak dengan baik. Karena pajak itu untuk kita semua. Untuk Manado yang lebih maju dan sejahtera.”
Sementara itu Kepala Bapenda Kota Manado Jefry Mongdong berharap kegiatan dapat menjadi motivasi bagi pelaku usaha
Mongdong mengatakan kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi dan kepatuhan para wajib pajak yang dinilai berdasarkan konsistensi pembayaran, ketepatan waktu, serta pemanfaatan teknologi digital.
Ia berharap program ini bisa membangun budaya sadar pajak secara berkelanjutan.
Mongdong menghimbau masyarakat untuk taat Pajak PBB.
“Bayarlah PBB sebelum jatuh tempo. Karena PBB sangat penting untuk kemajuan daerah, baik itu pembangunan maksimal maupun infrastruktur,” ajak Jefry.
Mongdong membeberkan bahwa Kota Manado menyandang predikat daerah dengan capaian taat pajak terbaik pertama se-Sulawesi.
Berikut 20 wajib pajak yang menerima penghargaan.

