MANADO- Peran serta masyarakat dalam menunjang kesadaran politik dan keamanan di Kota Manado, menjadi perhatian Pemerintah Kota Manado.
Terkait hal tersebut, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Manado menggagas sosialisasi terkait meningkatkan kesadaran politik dan keamanan Kota Manado melalui sinergi dan kolaborasi yang digelar di Aston Hotel, Senin (01/12/2025).

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Wali Kota Manado, Andrei Angouw diwakili Assisten I, Julises Oehlers.
Ohlers dalam sambutannya mengatakan Manado adalah Kota plural dengan dinamika sosial, ekonomi, dan politik yang tinggi.
“Stabilitas politik dan keamanan bukan hanya tanggung pemerintah dan aparat keamanan tetapi juga tanggungjawab bersama termasuk unsur partai politik,” tutur Ohlers.

Sosialisasi ini dipandu oleh Sekertaris Kesbangpol Manado, Rivo Koloay.
Narasumber yang dihadirkan diantaranya Dekan Fisip Unsrat, Dr Ferry Liando SIP, MSi dengan materi yang disampaikan terkait meningkatkan kesadaran Politik melalui kolaborasi.

Sementara itu narasumber lainnya yakni Kajari Manado diwakili Kasi Intel Kejari Manado, Arthur Piri SH dengan materi
tugas dan wewenang Kejaksaan
UU No 11 thn 2021 tentang perubahan atas UU No 16 tahun2004 tentang Kejaksaan RI Pasal 308 huruf a, pasal 308 Huruf b pasal 308 huruf c.

Ini merupakan satu tantangan bagaimana politik kita dalam negeri baik itu ekonomi dan politik. Dampak negatif Pilkada dan Pemilu 2019. Demikian pula kondisi umum politik dan keamanan RI.
Stabilitas politik dan keamanan dipengaruhi oleh respon masyarakat.

“Ini yang menjadi peran strategis Parpol di Indonesia. Politik yang aman adalah tanggungjawab kita bersama.
Komitmen bersama menjaga keamanan di Kota Manado” ucapnya. (nny)






