Kolaborasi Pemerintah dan Yayasan NTTI Bersihkan Pantai Liang, Wujudkan Komitmen Global Ocean Cleanup di Taman Nasional Bunaken

Manado1879 Dilihat

MANADO – Camat Kecamatan Bunaken Kepulauan, Imanuel Mandak, S.E., melalui Kepala Seksi (Kasie) Fredly Andre bersama Kapolsek setempat, memimpin langsung Tim Kebersihan Kecamatan dalam aksi bersih-bersih pantai di kawasan konservasi Taman Nasional Bunaken. Kegiatan yang berlokasi di Pantai Liang ini berlangsung pada Sabtu (03/06/26).

Aksi nyata pelestarian lingkungan ini tidak hanya melibatkan aparatur pemerintah kecamatan dan kepolisian, tetapi juga berkolaborasi erat dengan Yayasan NTTI (No Trash Triangle Initiative) yang diwakili oleh Ibu Amelia Tungka.

Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan organisasi non-pemerintah dalam menjaga kelestarian ekosistem laut.

Pembersihan sampah di Pantai Liang ini merupakan bagian dari gerakan Global Ocean Cleanup Society serta kampanye @SeaTurtleWeek.

Gerakan ini bertujuan untuk mengurangi polusi plastik dan sampah laut yang mengancam kehidupan biota laut, khususnya penyu yang menjadi ikon konservasi di wilayah tersebut.

Camat Bunaken Kepulauan, Imanuel Mandak, melalui Kasie Fredly Andre, menekankan pentingnya peran aktif seluruh pihak dalam menjaga kawasan konservasi.

“Pantai Liang sebagai bagian dari Taman Nasional Bunaken adalah aset berharga yang harus kita jaga. Aksi bersih-bersih ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk tanggung jawab kita terhadap generasi mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Yayasan NTTI, Amelia Tungka, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki dimensi global.

Dengan bergabung dalam aksi ini, para sukarelawan lokal telah menjadi bagian dari gerakan ribuan relawan di seluruh dunia yang bekerja sama menjaga lautan tetap bersih.

“Melalui kolaborasi dengan Global Ocean Cleanup Society dan @SeaTurtleWeek, kita mengirimkan pesan kuat bahwa perlindungan laut adalah tanggung jawab bersama tanpa batas negara. Setiap sampah yang diangkat dari Pantai Liang adalah kontribusi nyata bagi kesehatan ekosistem global,” jelas Amelia.

Kegiatan berjalan dengan lancar dan antusias, di mana sampah plastik, botol bekas, dan limbah lainnya berhasil dikumpulkan dari area pantai dan sekitar terumbu karang dangkal. Sampah-sampah tersebut kemudian dipilah dan didata untuk selanjutnya dikelola agar tidak kembali mencemari lingkungan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat dan wisatawan akan pentingnya menjaga kebersihan kawasan konservasi semakin meningkat.

Sinergi antara Pemerintah Kecamatan Bunaken Kepulauan, Polsek, dan Yayasan NTTI diharapkan dapat terus berlanjut dalam program-program pelestarian lingkungan lainnya, menjadikan Taman Nasional Bunaken sebagai model kawasan konservasi yang bersih dan berkelanjutan. (nny)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *