MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang, Kota Manado berhasil meraih juara II dalam Kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah tingkat pemerintah kota pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Sonny Harry Budiutomo Harmadi, dalam acara yang berlangsung di Makassar pada Jumat (18/9/2026).
Trofi penghargaan diterima oleh Wakil Wali Kota Manado dr. Richard Sualang, bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (Juara I) dan Wali Kota Bitung Hengky Honandar (Juara III).
Atas capaian gemilang ini, ketiga pemerintah kota penerima penghargaan mendapatkan insentif fiskal dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pemkot Makassar menerima Rp 6 miliar, Pemkot Manado menerima Rp 4,5 miliar, dan Pemkot Bitung menerima Rp 3 miliar.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, B.A., M.A., Ph.D., menjelaskan bahwa insentif fiskal tersebut bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan akan disalurkan ke rekening kas daerah masing-masing. Dana ini ditujukan untuk mendukung peningkatan kinerja aparatur serta pelaksanaan program pembangunan yang lebih efektif.
“Penilaian ini kami laksanakan seobjektif mungkin oleh tim yang telah ditentukan. Saya mengucapkan selamat kepada daerah-daerah yang menerima penghargaan,” ujar Mendagri.
Bagi Pemkot Manado, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi konkret atas keberhasilan pelaksanaan program bedah rumah yang menyasar 250 unit rumah melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Langkah ini dinilai sangat mendukung implementasi Program Strategis Nasional “3 Juta Rumah” yang bertujuan menyediakan hunian layak bagi masyarakat.
Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang menyatakan bahwa pencapaian ini memperkuat komitmen Pemkot Manado dalam memenuhi kebutuhan hunian layak bagi warganya.
Dukungan tersebut mencakup penguatan kebijakan daerah, percepatan penyediaan rumah, serta pengelolaan pembangunan permukiman yang berkelanjutan dan melibatkan inovasi daerah.
Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 digelar secara bertahap di enam regional Indonesia, yakni Sumatera, Kalimantan, Maluku-Nusa Tenggara, Jawa-Bali, Sulawesi, dan Papua. Kegiatan ini berfokus pada empat kategori utama: Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri, Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Akses Terhadap Layanan Pendidikan, serta Implementasi Program 3 Juta Rumah.
Mendagri Tito Karnavian menekankan bahwa keberagaman dan jumlah pemerintah daerah di Indonesia membuat peningkatan kinerja menjadi tantangan kompleks. Oleh karena itu, kompetisi yang sehat dan penilaian objektif diperlukan untuk mendorong iklim kompetitif antarpemerintah daerah sekaligus mempercepat inovasi pelayanan publik.
Sebelumnya, ajang serupa telah berlangsung di Batam (Regional Sumatera), Bali (Regional Jawa-Bali), Balikpapan (Regional Kalimantan), dan Jakarta (Regional Maluku-Nusa Tenggara). Dengan raihan ini, Kota Manado semakin mengukuhkan reputasinya sebagai daerah yang konsisten membawa perubahan positif bagi masyarakatnya. (nny)
