oleh

Syukur HUT ke-48, Wawali Richard Sualang Bersyukur Kepada Tuhan

 

Manado – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado gelar ibadah rutin yang digelar setiap senin yang dirangkaikan dengan ibadah syukur dalam rangka HUT ke-48 tahun Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang yang jatuh pada 20 Juni 2021 kemarin.

Dalam ibadah syukur tersebut, Wawali mengatakan, selalu bersyukur karena di usia yang ke 48 tahun ini begitu banyak berkat yang Tuhan berikan.

“Tentu bersyukur kepada Tuhan. Sudah diberikan usia setahun. Yang saya imani jika sehelai rambut pun jatuh, Tuhan pasti tahu,” ungkap Wawali Richard Sualang pada kesempatannya membawakan kesaksian.

Didampingi istri tercinta, Sekretaris TP-PKK kota Manado dr Merry Sualang-Mawardi, Richard bertutur, setiap ketambahan usia, hari ke hari merupakan berkat Tuhan.

“Orang tua saya dulu pernah berpesan untuk jangan memikirkan kesempatan. Melainkan mengingat orang-orang yang memberikan kesempatan. Sama halnya dengan berpolitik,” tuturnya.

“Kalau tahun kemarin saya menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi dan pak wali Andrei Angouw sebagai ketua dewan, tahun ini Tuhan percayakan menjadi wali kota dan wakil wali kota. Terima kasih kepada bapak Gubernur Olly Dondokambey dan Pak Wali Andrei Angouw yang sudah menugaskan serta memilih saya,” urainya sembari mengajak seluruh Kepala Dinas dan jajarannya untuk sama-sama bersinergi membangun kesejahteraan masyarakat kota Manado lebih hebat.

Richard Sualang juga menyebutkan kapal yang dinahkodai sanga besar.

“Kapten kita pak wali dimana kita sudah punya tugas masing-masing. Dimana penumpangnya adalah masyarakat kota Manado, kita harus bawa mereka agar sehat dan sejahtra,” sebut Sualang.

Dia juga menambahkan perlu ada kekompakan untuk membangun kota Manado yang berkesinambungan.

“Perlu kompak bekerja sama untuk kota Manado. Dan terima kasih, karena hampir dua bulan saya dan pak Andrei bersama dengan kawan-kawan, dan kawan-kawan sudah bisa mengikuti ritme kita,” tandasnya

Sementara itu, Wali Kota Andrei Angouw mengatakan, seorang pemimpin sama halnya dengan menahkodai sebuah kapal dan penumpangnya adalah masyarakat.

“Ya, seperti yang pak Richard katakan. Kita berdua ini sedang menahkodai satu kapal. Kapal ini adalah kota Manado. Penumpang ini, ya masyarakat, dan kita mesti pastikan para penumpang aman, sehat dan sejahtera,” kata Andrei Angouw

Untuk memastikan itu, secara keseluruhan semua harus mendayung disatu arah. Jangan ada yang mendayung di arah utara, lain ke selatan.

“Saat ini menggenjot agar masih sama-sama kita sukseskan vaksinasi. Jangan berandai kalau tidak lakukan sesuatu. Cuman orang gila yang mengharap perubahan tapi tidak melakukan sesuatu, tulisan AE,” katanya.

“Apalagi bagi kaum muda kita. Kita mesti persiapkan mereka untuk menjamin pensiunan kita nanti. Maka dari itu, kita persiapkan dari sekarang, pastikan anak-anak muda kita sehat,” tambah Andrei

Untuk pendataan, Andrei juga menyebut harus jelas. Karena menurutnya pendataan sangat penting.

“Digitalisasi harus dimanfaatkan, pendataan NIk sangat penting. Karen itu harus jelas supaya tidak ada ‘hantu’ disitu,” pungkasnya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *