Wali Kota Andrei Angouw Tinjau Shelter ODGJ Mapanget, Fokus pada Penanganan Kasus Warga Berisiko Tinggi

Manado1001 Dilihat

MANADO – Wali Kota Manado, Andrei Angouw, melakukan kunjungan kerja ke Shelter Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berlokasi di Kecamatan Mapanget, pada siang hari ini, Selasa (9/9/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi fasilitas shelter serta berdialog dengan petugas dan pasien yang sedang menjalani perawatan.

Dalam tinjauannya, Wali Kota Andrei menyempatkan diri berinteraksi dengan para pasien, termasuk seorang lansia berusia 75 tahun bernama Marthen Wowor. Dari hasil dialog dengan petugas medis dan pendamping di lokasi, diketahui bahwa Opa Marthen saat ini sedang menjalani terapi intensif.

Petugas shelter menjelaskan bahwa kondisi fisik dan mental Opa Marthen tergolong sangat labil. Ia dikategorikan sebagai Orang Dalam Masalah Kejiwaan (ODMK), yang merupakan tahap sebelum gangguan kejiwaan penuh. Namun, karena karakternya yang sering temperamen, terdapat potensi risiko bagi keselamatan orang lain maupun dirinya sendiri jika tidak ditangani dengan tepat.

“Kami terus memantau perkembangan Opa Marthen. Meskipun statusnya masih ODMK, kewaspadaan tinggi diperlukan mengingat adanya potensi perilaku agresif,” jelas petugas kepada Wali Kota.

Hadir dalam kesempatan tersebut Camat Malalayang, Jusuf Kopitoy, S.H., M.H., mengingat Opa Marthen merupakan warga Kelurahan Bahu yang sebelumnya tinggal di wilayah Malalayang Satu Timur, Kecamatan Malalayang. Kehadiran Camat Malalayang penting untuk memastikan koordinasi data dan penanganan lintas wilayah administrasi.

Wali Kota Andrei juga bertemu langsung dengan keluarga pasien, termasuk anak perempuan Opa Marthen dan kerabat lainnya. Dialog ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran lengkap mengenai latar belakang pasien dan dukungan keluarga yang tersedia.

Usai meninjau lokasi dan berdiskusi dengan semua pihak terkait, Wali Kota Andrei Angouw menyatakan bahwa hasil kunjungan ini akan segera dianalisis lebih lanjut. Pemkot Manado akan merumuskan solusi dan langkah konkret untuk menangani kasus seperti Opa Marthen, terutama考虑到 aspek keamanan masyarakat dan kesejahteraan pasien.

“Kita harus memastikan bahwa penanganan ODGJ dan ODMK tidak hanya bersifat penampungan, tetapi juga rehabilitasi yang efektif. Untuk kasus dengan potensi risiko tinggi seperti ini, kita perlu langkah khusus agar tidak membahayakan lingkungan sekitar sekaligus memberikan pengobatan terbaik bagi pasien,” tegas Wali Kota.

Pemkot Manado berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan di shelter ODGJ serta memperkuat kolaborasi dengan dinas kesehatan, kecamatan, dan keluarga pasien demi terciptanya kota yang inklusif dan aman bagi seluruh warganya. (*)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *