oleh

Polres Minut Gelar Press Release Penganiayaan di Kema

MINUT – Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Utara (Minut) menggelar Press Release kasus penganiayaan dengan senjata tajam (sajam) korban Reza, 19 tahun, warga Desa Kema Kecamatan Kema yang di gelar di aula Polres Minut, Senin (27/01/20)

 

Kapolres Minut AKBP Grace Rahakbau SIK MSi didampingi Kasat Reskrim AKP I Kadek D.S Miharjaya SH mengapresiasi kerja keras Satreskrim dengan hasil pengembangan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di depan Universitas Klabat (Unklab) dan berhasil mengamankan dalam waktu 3 jam, di duga pelaku JG, 16 tahun, yang menganiaya Reza dengan senjata tajam.

Kapolres menjelaskan untuk kronologis kejadian, pelaku menjemput mantan pacarnya di rumah ingin mengambil jaket miliknya yang tertinggal. Sesampainya dirumah kos, pelaku JG mengajak mantan pacarnya JD pulang, di perjalanan pelaku JG menampar dan menarik rambut JD mantan pacarnya.

Korban Reza melihat kejadian ini kemudian ingin melerai tetapi JG tidak senang dengan keberadaan Reza, kemudin terjadi adu mulut dan dorong mendorong kemudian tersangka JG mengeluarkan senjata tajam.

“Korban sempat sempat lari tetapi tersangka mengejar dan menikam sebanyak 3 kali, 2 kali tikaman di leher dan 1 kali tikaman di lengan, kemudian JG melarikan diri karena melihat korban sudah berdarah. Korban kemudian di larikan ke RS Walanda Maramis. Menurut informasi, keadaan korban saat ini berangsur membaik,” Grace Rahakbau.

Kasat Reskrim Polres Minut AKP Kadek D.S. Miharjaya SH menambahkan,  usai mendapat laporan ada penganiayan, Satreskrim Polres Minut bergerak dan langsung menangkap JG di rumahnya.

“Penganiayaan dengan senjata tajam yang terjadi karena terbakar api cemburu. Akibat perbuatan tersangka di kenakan dengan pasal 351 KUHP,” tukas Kasat Reskrim Kadek Dwi yang baru sembilan hari di tugaskan di Polres Minut. (redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *